Subah Run 2026 dan Tradisi Lari 40 Tahun yang Lahirkan Atlet Nasional Batang

Subah Run 2026 dan Tradisi Lari 40 Tahun yang Lahirkan Atlet Nasional Batang

Peserta Subah Run 2026 dalam rangka HUT ke 81 Republik Indonesia menyelesaikan lari, Minggu 16 Agustus 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono -

BATANG, diswayjateng.id — Pagi belum benar-benar tinggi ketika jalanan Kecamatan Subah, Kabupaten BATANG mulai berubah menjadi lintasan, Minggu 16 Agustus 2026. 

Sejak pukul 05.00, sepatu-sepatu lari menghantam aspal, napas peserta berpacu, sementara warga berdiri di tepi jalan menyaksikan rombongan pelari melintas.

Di antara ratusan peserta Subah Run 2026, ada sesuatu yang lebih tua daripada event itu sendiri. 

Ada cerita tentang tradisi lari yang disebut telah tumbuh sejak era 1970-an dan 1980-an, jauh sebelum olahraga lari menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan.

BACA JUGA: Siap-siap, Sekolah Rakyat Gratis Batang akan Dibangun di Desa Clapar Subah

BACA JUGA: Bupati Batang Jemput Trans Jateng 2028, Integrasikan KEK Industropolis dengan Wisata

“Ini bukan event sekadar lomba, bukan siapa yang finish dulu, bukan siapa yang larinya cepat,” kata Camat Subah Yasin.

Menurut dia, Subah Run 2026 menjadi cara merayakan kemerdekaan RI ke 8 sekaligus mengajak masyarakat hidup sehat dan menjaga kebersamaan.

Kalimat itu terasa sederhana. Namun, jika melihat sejarahnya, lari di Subah memang bukan cerita yang baru dimulai ketika olahraga jalan kaki dan lari menjadi tren di media sosial.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Batang Karyono bahkan menarik ingatan lebih jauh. Menurut dia, tradisi lomba lari di Subah sudah dikenal sejak dekade 1970-an.

BACA JUGA: 6 Investor Terbaik dapat Apresiasi Bupati Batang di LKPM Award 2026

BACA JUGA: Dampingi Presiden Prabowo, Bupati Batang Ungkap Dampak KPR Subsidi bagi Ekonomi Daerah

“70-an itu sudah ada,” ujar Karyono.

Mantan atlet lari Kabupaten Batang itu menyebut lomba lari 10 kilometer di Subah pernah menjadi salah satu legenda yang terus dikenang dalam sejarah atletik daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait