Video .Pernikahan Sultan' Karangrayung Grobogan Viral, Pengantin Dapat Mahar Excavator dan 2 Unit Mobil

Video .Pernikahan Sultan' Karangrayung Grobogan Viral, Pengantin Dapat Mahar Excavator dan 2 Unit Mobil

Tangkapan layar video pengantin yang viral lantaran seserahannya terdapat satu unit ekskavator di Karangrayung, Kabupaten Grobogan. (Istimewa)--

GROBOGAN, diswayjateng.id - Video 'pernikahan Sultan' asal Karangrayung GROBOGAN Viral di media sosial (medsos). Pasangan Rico dan Laella di Dusun Larangan, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten GROBOGAN, Jawa Tengah pada Sabtu (8/8) 

Video yang diunggah oleh akun Instagram @undercover.id tersebut menjadi perbincangan hangat warganet serta dibagikan ulang berbagai platform media sosial hingga viral lantaran mahar atau seserahannya kalau diakumulasikan nilainya mencapai miliaran rupiah.

Tak hanya perlengkapan rumah tangga ataupun perhiasan pada umumnya, mahar dari pengantin pria diangkut menggunakan kendaraan towing antara lain berupa satu unit ekskavator, satu unit mobil Honda Brio, satu unit mobil Jeep hitam GWM Tank 300, dan dua unit sepeda motor terdiri dari Vespa matic serta motor trail Kawasaki KLX.

Tidak heran kalau kemudian sebagian warganet menjuluki fenomena itu sebagai "Pernikahan Sultan".

BACA JUGA:Kejari Grobogan Lelang 39 Barang Rampasan Negara, Bisa Cek Fisiknya Langsung ke Sini

BACA JUGA:Sepekan Tiga Kali terjadi Kebakaran Lahan, Damkar Grobogan Imbau Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan

Secara tradisi Jawa, seserahan melambangkan simbol kesiapan sekaligus tanggung jawab calon mempelai pria dalam membangun rumah tangga. Tapi menghadirkan ekskavator dalam seserahan memberikan corak baru yang bisa dibilang langka dalam prosesi pernikahan di Indonesia.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa (Kades) Ketro Suwarsih membenarkan adanya pernikahan dengan seserahan bernilai fantastis tersebut. Namun ia menyebut tidak berada di lokasi saat iring-iringan seserahan berlangsung.

"Iya iring-iringannya mewah, termasuk ada ekskavator, mobil, motor, dan juga seperangkat lainnya," jelasnya. 

Lebih lanjut, Suwarsih mengatakan, jika dirinya tidak mengetahui jenis apa saja kendaraan dalam seserahan tersebut. Ia minta agar menghubungi langsung pengantinnya atau Kades Karangrejo, karena mempelai laki-laki merupakan warga Desa Karangrejo.

"Kalau untuk pengantin wanita warga kami, dari Desa Ketro, Karangrayung," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait