Proses Giling Tebu di PG Rendeng Kudus Makan Korban, Pekerja Tewas Dihantam Bandul Crane 80 Kilogram
Inilah bandul seberat 80 kg usai kawat baja crane putus menimpa korban.--
KUDUS, diswayjateng.id- Kecelakaan kerja tragis terjadi di area unloading crane Pabrik Gula (PG) Rendeng, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sebuah wire rope atau kawat baja crane, tiba-tiba putus saat alat tersebut dalam kondisi tanpa membawa muatan tebu.
Putusnya kawat baja itu, kemudian membuat bandul crane seberat sekitar 80 kilogram bergerak. Selanjutnya menghantam seorang pekerja hingga akhirnya meninggal dunia.
Pekerja yang meninggal dunia adalah IW, 49, warga Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Korban merupakan karyawan musiman yang bekerja sebagai operator lori di PG Rendeng Kudus. 
Korban dievakuasi dengan ambulan untuk mendapatkan perawatan di RS Aisyiyah Kudus. --
Informasi yang diterima disway, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 03.50 WIB. Saat itu, aktivitas pemindahan tebu dari bak truk menuju meja tebu tengah berlangsung seperti biasa di area unloading crane PG Rendeng.
Crane digunakan untuk mengangkat tebu dari bak truk, untuk kemudian dipindahkan dan diletakkan di atas meja tebu. Setelah tebu berhasil diangkat dan ditempatkan di meja, crane kembali bergerak menuju truk untuk mengembalikan sling.
Namun, ketika crane dalam kondisi tidak membawa muatan dan belum sampai ke bawah bak truk, wire rope berdiameter sekitar 19 milimeter tiba-tiba putus.
BACA JUGA:Fosil Raksasa Muncul di Kali Piji Kudus, Jejak Gajah Purba Kembali Menguak Misteri Patiayam
BACA JUGA:Enam Dekade UIN Sunan Kudus: Dari Warisan Sunan Kudus Menuju Pusat Keunggulan Islam Pantura Timur
Sementara itu, Manager Teknik Pabrik Gula Rendeng, Yuke Aditya Asmara membenarkan insiden kecelakaan kerja tersebut. Ia menyebut bahwa kawat baja tersebut putus, setelah proses pengangkatan tebu selesai.
Setelah tebu diangkat dan ditaruh di meja tebu, kata Yuke, crane kembali ke truk untuk menaruh sling.
"Sebelum sampai ke bawah bak truk, kawat baja atau wire rope berdiameter sekitar 19 milimeter itu putus,” ujar Yuke saat ditemui awak media di lokasi kejadian, Sabtu (8/8/2026) siang.
Sedangkan kawat baja yang putus, imbuh Yuke, kemudian mengenai bagian pinggir bak truk. Setelah itu, kawat bergerak ke arah sisi timur dan mengenai seorang pekerja yang berada di sekitar lokasi.
Korban diketahui berinisial IW, 49, warga Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. IW merupakan karyawan musiman yang bekerja sebagai operator lori di PG Rendeng.
Usai insiden kecelakaan kerja, Yuke mengaku bahwa pihak perusahaan masih melakukan pendalaman untuk memastikan aktivitas korban sebelum kecelakaan terjadi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
