Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Suradadi Dilalap Si Jago Merah

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Suradadi Dilalap Si Jago Merah

PEMADAMAN - Petugas Damkar berjibaku memadamkan api yang membakar rumah warga di Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Kamis (6/8) malam.-Yeri Noveli-Radar Slawi

SURADADI, diswayjateng.id - Suasana malam di Desa Jatibogor, Kecamatan SURADADI, Kabupaten Tegal, mendadak berubah mencekam, Kamis (6/8) malam. Kobaran api yang muncul dari sebuah rumah warga dengan cepat membesar hingga melalap bangunan, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah dan berjibaku mencegah api merembet ke permukiman lainnya.

Rumah yang terbakar diketahui milik Toipah, warga RT 03 RW 08 Desa Jatibogor. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar bagi pemilik rumah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Agus Sukoco melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Nawawi menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas dari Sekretaris Desa Jatibogor sekitar pukul 20.22 WIB.

"Setelah menerima laporan, satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Kramat langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 20.40 WIB," ujarnya.

BACA JUGA:Antisipasi Kebakaran Lahan dan Kapal, Polres Tegal Kota Siagakan Armoured Water Cannon hingga Patroli

BACA JUGA:Baru Separuh Kemarau, 43 Kebakaran Terjadi di Tegal: Pembakar Sampah dan Puntung Rokok Jadi Biang Kerok

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan pengendalian agar kobaran api tidak menjalar ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Setelah bekerja selama lebih dari satu jam di tengah kepungan asap dan bara api, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 22.15 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di dalam rumah. Percikan api kemudian dengan cepat menyambar material yang mudah terbakar hingga kobaran membesar dalam waktu singkat.

Sebelum armada pemadam tiba, warga sekitar telah berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun besarnya kobaran membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Jilatan si jago merah yang terus membesar sempat membuat warga panik. Mereka khawatir api merembet ke rumah-rumah yang berdempetan di kawasan permukiman tersebut. 

Beruntung, respons cepat petugas Damkar berhasil mengendalikan situasi sebelum kebakaran meluas.

Nawawi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama saat musim kemarau ketika risiko kebakaran meningkat. Instalasi yang sudah tua atau tidak memenuhi standar sebaiknya segera diperiksa maupun diganti untuk mencegah terjadinya korsleting yang bisa memicu kebakaran.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kami mengingatkan masyarakat agar rutin mengecek kondisi instalasi listrik dan tidak menggunakan sambungan listrik yang berlebihan karena dapat memicu korsleting," pungkasnya. (yer)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait