Garap Isu Bawang Merah dan Mangrove, UPS Tegal Curi Perhatian Perguruan Tinggi Jepang-Malaysia
The 6th Online Workshop on Sustainable Development Goals (SDGs) yang diselenggarakan secara daring pada 4–5 Agustus 2026 melalui platform Zoom.--
TEGAL, diswayjateng.id - Universitas Pancasakti (UPS) Tegal terus melebarkan sayapnya di kancah internasional. Terbaru, UPS Tegal curi perhatian perguruan tinggi luar negeri dengan garap isu bawang merah dan mangrove saat berpartisipasi dalam The 6th Online Workshop on Sustainable Development Goals (SDGs) yang digelar daring pada 4–5 Agustus 2026.
Forum global ini diselenggarakan atas kolaborasi perguruan tinggi tiga negara: Kwansei Gakuin University (Jepang), Universiti Teknologi MARA (Malaysia), serta konsorsium perguruan tinggi Indonesia, termasuk UPS Tegal, Undip, Unpad, hingga Unsoed.
Mengusung tema "Life Below Water and Life on Land", forum ini fokus pada pencapaian target SDGs—khususnya ekosistem laut (SDGs 14), ekosistem darat (SDGs 15), dan pengentasan kelaparan (SDGs 2).
Dalam forum tersebut, tim UPS Tegal mencuri perhatian lewat presentasi berjudul "The Green and Blue Heritage of Tegal–Brebes: Shallots, Mangroves, and Sustainable Futures".
BACA JUGA:Bukan Formalitas! 153 Calon Guru UPS Tegal Digembleng Pancasila Lewat TP3, Ini Tujuannya
BACA JUGA:Gelar International Summer Camp 2026, Pemkab Pemalang dan UPS Tegal Jamu Mahasiswa 7 Negara
Mereka memaparkan potensi kekayaan darat dan pesisir wilayah Tegal–Brebes, mulai dari komoditas unggulan bawang merah hingga pelestarian ekosistem mangrove untuk mendukung ketahanan pangan.
Delegasi UPS Tegal diwakili lima mahasiswa lintas fakultas. Yaitu Agus Fadil dan M. Rizky Maulana (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), serta Ayu Anggita Dwi Novianti, Azzahra Risky Meynar, dan Amanda Rahma Huwaida (FKIP). Mereka didampingi dua dosen pembimbing, Anggara Mahardika, Ph.D. dan Dr. Mobinta Kusuma.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi UPS Tegal, Dr. Noor Zuhry, M.Si., mengapresiasi tinggi kontribusi para mahasiswa dan dosen. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari strategi mendongkrak reputasi kampus di level global.
"Partisipasi ini jadi langkah strategis memperkuat reputasi UPS Tegal. Mahasiswa tak hanya menimba ilmu dan jaringan internasional, tetapi juga menjadi duta yang mengenalkan potensi daerah ke tingkat dunia," ujar Noor Zuhry.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa lintas disiplin ilmu ini membuktikan semangat kolaborasi UPS Tegal dalam menjawab tantangan global. Ke depan, UPS Tegal berkomitmen terus membuka jalan kerja sama riset dan akademik dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
