Pemkab Kebumen Mulai Distribusi Air Bersih ke Desa Terdampak

Pemkab Kebumen Mulai Distribusi Air Bersih ke Desa Terdampak

Warga Desa Kalirejo, Kecamatan Karanggayam, menerima bantuan air bersih yang didistribusikan Pemerintah Kabupaten Kebumen, Selasa (4/8/2026).-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-

 

KEBUMEN, diswayjateng.id – Senyum lega tampak di wajah Kasinem, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Karanggayam, saat truk tangki membawa air bersih tiba di desanya, Selasa (4/8/2026). Di tengah sumur-sumur yang mulai mengering akibat musim kemarau, bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Kebumen menjadi harapan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Alhamdulillah, air ini sangat membantu untuk kebutuhan minum dan kebutuhan sehari-hari. Selama ini kami mengandalkan sumur, tetapi sekarang airnya tinggal sedikit. Terima kasih banyak atas bantuannya," ujar Kasinem.

Desa Kalirejo menjadi salah satu dari 11 desa yang menerima distribusi air bersih pada tahap awal. Kekeringan yang melanda wilayah tersebut telah menyebabkan puluhan keluarga kesulitan mendapatkan air layak untuk kebutuhan rumah tangga.

Kepala Desa Kalirejo, Sarman, mengatakan kekeringan di wilayahnya sudah dilaporkan sejak awal Juli kepada pemerintah kecamatan. Menurutnya, kondisi paling parah terjadi di tiga dusun yang mencakup sekitar 20 RT.

BACA JUGA: Kodim 0711/Pemalang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Gombong

BACA JUGA: Kemarau Mulai Berdampak, Pemkab Kebumen Disitribusi Air Bersih ke 11 Desa Terdampak Kekeringan

 

"Di Dusun Pagertumpang saja terdapat 28 kepala keluarga dengan sekitar 70 jiwa yang terdampak kekeringan ekstrem. Bantuan air bersih ini sangat membantu masyarakat yang setiap tahun menghadapi persoalan serupa saat musim kemarau," katanya.

Dia berharap distribusi air bersih dapat terus berlanjut selama musim kemarau dengan frekuensi yang lebih sering.

"Idealnya pengiriman dilakukan dua kali dalam satu minggu agar kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi," tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kebumen secara resmi memulai kegiatan distribusi air bersih tahun 2026 yang ditandai dengan pelepasan armada pengangkut air di Pendopo Kabumian oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani.

BACA JUGA: Seribu Warga Jabungan Semarang Terancam Krisis Air, PMI Turunkan 5.000 Liter Air Bersih

BACA JUGA: Sumur Mulai Mengering, PMI Tegal Gelontorkan Ribuan Liter Air Bersih ke Desa Terdampak

Bupati mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang mulai terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober bahkan November 2026.

"Hari ini Pemerintah Kabupaten Kebumen memberangkatkan pendistribusian air bersih ke beberapa desa yang sangat memerlukan. Saat ini masyarakat sudah mulai merasakan dampak musim kemarau dan banyak desa yang membutuhkan air bersih," kata Lilis.

Menurutnya, pendistribusian dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pada tahap awal, sebanyak 11 desa menjadi prioritas penerima bantuan.

"Kami tentunya membantu desa-desa yang berada di pelosok. Distribusi dilakukan secara bertahap dan saat ini baru sebelas desa yang kami bantu," ujarnya.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara hemat mengingat musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung cukup panjang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait