Bupati Yuli Minta Warga Laporkan Rumah Belum Berlistrik, Pemasangan Gratis Diusulkan Tahun 2027

Bupati Yuli Minta Warga Laporkan Rumah Belum Berlistrik, Pemasangan Gratis Diusulkan Tahun 2027

Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengajak masyarakat segera melaporkan rumah tangga yang belum memiliki akses listrik agar dapat diusulkan menerima bantuan pemasangan listrik gratis melalui Program BPBL.-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-

PURWOREJO, diswayjateng.id – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus mempercepat pemerataan akses listrik hingga seluruh wilayah. Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila masih menemukan rumah tangga yang belum menikmati aliran listrik agar dapat diusulkan memperoleh bantuan pemasangan listrik gratis.

Menurut Yuli, laporan dari masyarakat akan menjadi dasar pemerintah daerah untuk mengusulkan penerima Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) pada tahap berikutnya. Jika kuota tahun 2026 telah terpenuhi, usulan akan dilanjutkan pada tahun 2027.

"Kalau masih melihat ada warga yang belum punya listrik, silakan dilaporkan. Jika kuota tahun 2026 sudah terpenuhi, nanti akan kita lanjutkan pada tahap berikutnya di tahun 2027," kata Yuli, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu masih terdapat sejumlah desa di Purworejo yang masuk kategori desa merah karena pelayanan dasar, termasuk akses listrik, belum optimal. Namun, kondisi tersebut kini terus dibenahi melalui koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

BACA JUGA: 753 Jemaah Haji Purworejo Kembali dengan Selamat, Bupati Yuli Hastuti: Semoga Menjadi Haji Mabrur

BACA JUGA: Golkar Purworejo Perkuat Konsolidasi hingga Desa, Yuli Hastuti Targetkan Menang di Pemilu dan Pilkada 2029

Yuli mengatakan, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh desa di Kabupaten Purworejo dapat menikmati layanan listrik. Bahkan, masyarakat kurang mampu yang belum memiliki sambungan listrik akan mendapatkan bantuan pemasangan secara gratis melalui program pemerintah.

"Berkat komunikasi dengan Pak Bahlil, semua desa di Kabupaten Purworejo harus menyala semua. Bagi warga yang tidak mampu nanti akan diberikan bantuan dan dipasangkan listrik secara gratis," ujarnya.

Meski demikian, Yuli mengakui masih dimungkinkan terdapat sejumlah rumah tangga yang belum memiliki sambungan listrik secara mandiri. Karena itu, ia meminta pemerintah desa, perangkat kecamatan, hingga masyarakat ikut aktif melakukan pendataan dan melaporkannya.

Data tersebut nantinya akan diverifikasi sebagai dasar pengajuan bantuan pemasangan listrik kepada pemerintah pusat melalui Program BPBL.

BACA JUGA: Bupati Yuli Ajak Koperasi Desa Merah Putih Kembalikan Jati Diri Koperasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan Purworejo

BACA JUGA: Pemadaman Listrik Berulang Tuai Kritik, Kusumo Putro Minta PLN Lebih Transparan

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kabupaten Purworejo. Program tersebut menyasar masyarakat kurang mampu yang belum menikmati akses listrik sebagai bagian dari upaya pemerataan energi nasional.

Pemkab Purworejo berharap seluruh warga segera menikmati akses listrik yang layak. Selain meningkatkan kualitas hidup, ketersediaan listrik juga dinilai penting untuk menunjang pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Karena itu, Bupati kembali mengajak masyarakat yang mengetahui adanya rumah belum berlistrik untuk segera melaporkannya kepada pemerintah desa agar dapat diusulkan memperoleh bantuan.

"Nanti bisa dilaporkan kepada desa masing-masing," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait