PKB Purworejo Luncurkan Program SEMAR, Ratusan Warga dan Santri Nikmati Layanan Kesehatan Gratis
Ketua DPC PKB Kabupaten Purworejo Muhaimin meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis usai peluncuran Program SEMAR (Sehat Bersama Masyarakat) di Pondok Pesantren Darussalam, Plaosan, Baledono, Minggu (26/7/2026).-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-
PURWOREJO, diswayjateng.id – Komitmen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui agenda politik, tetapi juga aksi nyata di bidang kesehatan. Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Purworejo resmi meluncurkan program SEMAR (Sehat Bersama Masyarakat) di Pondok Pesantren Darussalam, Plaosan, Baledono, Minggu (26/7/2026).
Peluncuran program tersebut langsung diikuti dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disambut antusias oleh masyarakat dan para santri. Sejak pagi, peserta memadati lokasi untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan tanpa dipungut biaya.
Ketua DPC PKB Kabupaten Purworejo, Muhaimin, mengatakan SEMAR merupakan program sosial yang dirancang sebagai bentuk kepedulian PKB terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mendorong budaya hidup sehat melalui deteksi dini penyakit.
"Hari ini kita meluncurkan program SEMAR. Kegiatan perdana dipusatkan di Pondok Pesantren Darussalam Plaosan. Ke depan, program ini akan kami perluas ke seluruh wilayah Kabupaten Purworejo agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ujar Muhaimin.
BACA JUGA: Gandeng PKBM, Pemkab Tegal Jaring 323 Anak Putus Sekolah
Menurutnya, pemilihan pondok pesantren sebagai lokasi peluncuran memiliki makna tersendiri. Selain memiliki kedekatan historis dengan PKB, pesantren juga menjadi pusat pendidikan dan pembinaan masyarakat yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial.
"Kami ingin memperkuat sinergi antara pesantren, partai, dan masyarakat. Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga pusat pengabdian sosial yang harus terus didukung," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi langsung dengan dokter umum. Seluruh layanan diberikan secara gratis.
Untuk mendukung pelaksanaan program, DPC PKB Purworejo menggandeng Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Purworejo dengan menerjunkan tiga dokter umum dan empat tenaga medis. Para peserta juga menerima bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
BACA JUGA: Soal Surat Penolakan Tempat Hiburan Malam di Tegal PCNU, PKB: Samina Wa Athona
BACA JUGA: DPC PKB Kota Tegal Datangi PCNU, Ada Apa?
Tak hanya memberikan layanan kesehatan, program SEMAR juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Melalui deteksi dini, berbagai penyakit tidak menular diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya menjadi lebih efektif.
Salah seorang santri Pondok Pesantren Darussalam, Galih Sakana, mengaku senang bisa mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu para santri yang jarang memiliki kesempatan memeriksakan kondisi kesehatannya.
"Alhamdulillah saya bisa ikut pemeriksaan. Program ini sangat bermanfaat karena kalau ada keluhan kesehatan bisa langsung diketahui dan mendapat saran dari dokter. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan dan menjangkau pesantren-pesantren lainnya," ungkap Galih.
Saat ini Pondok Pesantren Darussalam menaungi sekitar 100 santri putra dan putri. Kehadiran program SEMAR diharapkan menjadi awal dari layanan kesehatan keliling yang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kecamatan di Kabupaten Purworejo.
BACA JUGA: PKB Soroti Pengelolaan APBD Kabupaten Tegal: Raih WTP Harus Sejalan Kesejahteraan Rakyat
BACA JUGA: Fraksi PKB Soroti Raperda Penyertaan Modal Kabupaten Tegal dan Limbah Domestik
Sebelum meluncurkan SEMAR, DPC PKB Purworejo juga telah menggelar berbagai kegiatan sosial dalam rangka Harlah ke-28 PKB, seperti donor darah, nonton bareng, pertunjukan musik, hingga malam tirakatan dan mujahadah yang dilaksanakan pada 20 Juli 2026.
Melalui SEMAR, PKB ingin menegaskan bahwa partai politik tidak hanya berperan dalam proses demokrasi, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup, khususnya di bidang kesehatan.
"Bagi PKB, kesehatan masyarakat adalah pilar penting yang harus dijaga. Lewat langkah preventif ini kami ingin membantu pemerintah sekaligus memastikan PKB selalu hadir, semakin dekat, dan dicintai masyarakat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:










