Rumah Subsidi Batang Tembus 19.826 Unit, Dua Kecamatan Masih Nol
Kepala DPRKP Kabupaten Batang Tatang Sontani -Disway Jateng/Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.id – Perkembangan perumahan subsidi di Kabupaten BATANG terus menunjukkan pertumbuhan. Sejak 2017 hingga 2026, tercatat 210 titik pembangunan perumahan.
Dari ratusan lokasi tersebut, jumlah rumah subsidi mencapai 19.826 unit. Seluruhnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.
Kepala DPRKP Kabupaten Batang Tatang Sontanti menyebut perkembangan tersebut cukup signifikan.
“Kita menghitung dari 2017 sampai sekarang 2026, pengembangnya 210 titik,” ujar Tatang, Rabu 22 Juli 2026.
BACA JUGA: Tak Cuma Isi Perut, Wakil Ketua DPRD Batang Ungkap Dampak MBG bagi Masa Depan Indonesia
BACA JUGA: Komisi II DPRD Batang: Parkir Truk di Petamanan Banyuputih Dipoles Pakai E-Parking
Ribuan rumah subsidi tersebut tersebar di berbagai kecamatan Kabupaten Batang. Namun, tingkat pertumbuhan perumahan ternyata tidak merata di seluruh wilayah.
Kecamatan Batang menjadi wilayah dengan jumlah pembangunan perumahan tertinggi. Porsinya mencapai sekitar 26 persen dari total perkembangan perumahan subsidi.
Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Warungasem dengan porsi sekitar 25 persen. Selisihnya dengan Kecamatan Batang tergolong tipis berdasarkan data yang dimiliki pemerintah.
Sementara itu, Kecamatan Kandeman berada di posisi berikutnya. Kecamatan tersebut memiliki porsi pembangunan perumahan subsidi sekitar 22 persen.
BACA JUGA: 1.300 Pelajar Batang Terindikasi Mata Minus, Gadget Jadi Sorotan
BACA JUGA: PAD Batang Bocor? DPRD Fokus Benahi Parkir Jumat Kliwon
Data tersebut memperlihatkan adanya konsentrasi pembangunan di sejumlah kawasan. Faktor lokasi dan minat masyarakat menjadi bagian dari dinamika pertumbuhan perumahan.
Namun, tidak semua kecamatan sudah memiliki kawasan perumahan subsidi. Kecamatan Reban dan Pecalungan tercatat belum memiliki perumahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:










