Rawan Wiasatawan Tenggelam, Polisi Ingatkan Operator Perahu Wisata di Pati Waspada

Rawan Wiasatawan Tenggelam, Polisi Ingatkan Operator Perahu Wisata di Pati Waspada

Satpolairud Polresta Pati menggelar patroli dan monitoring di objek wisata air tersebut. --

PATI, diswayjateng.id- Kunjungan wisatawan di objek wisata air Poncodan Waduk Seloromo, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati meningkat saat akhir pekan dan hari libur. 

Wisatawan biasanya menikmati wahana air yang ada di wisata setempat, seperti perahu wisata dan wahana air lainnya. Tak ingin terjadi kecelakaan dan korban tenggelam, Satpolairud Polresta Pati menggelar patroli dan monitoring di objek wisata air tersebut. 

Patroli dipimpin personel Satpolairud Polresta Pati dengan menyisir kawasan wisata air. Selain itu, memberikan edukasi kepada pengelola, pengunjung, serta operator perahu dan rakit mengenai pentingnya keselamatan selama beraktivitas di perairan. 
Polisi mengedukasi pengelola, pengunjung, perator perahu dan rakit terkait keselamatan selama beraktivitas di perairan.--

Dalam kegiatan tersebut, polisi mengimbau nahkoda perahu maupun rakit agar tidak melebihi kapasitas muatan dan selalu mengutamakan faktor keselamatan.

Penumpang juga diminta mengenakan life jacket selama berada di atas perahu untuk mengurangi risiko kecelakaan air.

Selain itu, personel Satpolairud memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada pengelola wisata, agar terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung, terutama saat volume wisatawan meningkat pada akhir pekan.

"Patroli rutin di kawasan wisata perairan merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya kecelakaan air," ujar Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan

Menurut Hendrik, libur akhir pekan biasanya jumlah pengunjung biasanya meningkat. Karena itu kami meningkatkan patroli dan pemantauan untuk memastikan seluruh aktivitas wisata berlangsung aman dan tertib. 

Ia menegaskan bahwa keselamatan pengunjung merupakan prioritas utama, sehingga seluruh operator perahu maupun rakit wajib mematuhi aturan keselamatan yang berlaku, termasuk tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas.

"Kami mengingatkan para nahkoda agar tidak memaksakan mengangkut penumpang melebihi batas muatan. Keselamatan harus menjadi prioritas di atas kepentingan apa pun," tegasnya.

Kompol Hendrik juga meminta seluruh penumpang disiplin mengenakan life jacket selama berada di atas perahu maupun rakit.

"Penggunaan pelampung bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan perlindungan utama apabila terjadi keadaan darurat di perairan," katanya.

Pengelola objek wisata memiliki peran penting dalam menjaga keamanan. Yakni terus mengawasi aktivitas wisatawan serta memastikan seluruh fasilitas keselamatan tersedia dan berfungsi dengan baik.

"Kami berharap pengelola aktif mengingatkan pengunjung agar mematuhi aturan keselamatan sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalkan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait