PWI Kudus Gelar Leadership Training dan Orientasi Anggota, Cetak Wartawan Profesional Berintegritas

PWI Kudus Gelar Leadership Training dan Orientasi Anggota, Cetak Wartawan Profesional Berintegritas

PWI Kudus Perkuat Kaderisasi Jelang Reorganisasi 2027 Lewat Leadership Training--

PATI, diswayjateng.id- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus memperkuat kaderisasi organisasi. Misinya mencetak wartawan yang kompeten menjalankan tugas jurnalistik, serta memahami organisasi dan menjunjung tinggi etika profesi.

Upaya kongkret yang dilakukan melalui penyelenggaraan Leadership Training dan Orientasi Anggota. Agenda bertempat di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) pada Kamis (23/7/2026).

Melalui kegiatan bertema “Membangun Wartawan Profesional, Berintegritas, Berkompetensi Teknis dan Etis“, juga untuk mempersiapkan regenerasi kepengurusan menjelang reorganisasi PWI Kabupaten Kudus pada 2027. 
Bunda Literasi bersama Bupati Kudus saat membuka agenda kegiatan PWI Kudus di Gedung Arpusda Kudus--

“Leadership Training dan Orientasi Anggota ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi bagian penting dari proses kaderisasi," ujar Ketua PWI Kudus, Syaiful Annas. 

BACA JUGA:PWI Jateng-Semen Gresik Gelar UKW Ke-8

BACA JUGA:MPLS Seru, Siswa SMPN 17 Pekalongan Diajak Lawan Hoaks Bareng PWI

PWI Kudus menyiapkan anggotanya yang siap berorganisasi dan memiliki kompetensi jurnalistik yang baik. Orientasi Ke-PWI-an menjadi tahapan wajib yang harus diikuti wartawan, sebelum memperoleh Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI Muda. 

Melalui kegiatan itu, kata Anas, peserta dibekali pemahaman mengenai sejarah PWI, Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT). Selain itu, kode etik jurnalistik, hak dan kewajiban anggota, hingga peran organisasi dalam menjaga kemerdekaan pers.

“Jangan sampai seseorang hanya ingin memiliki kartu anggota (PWI). Yang lebih penting adalah memahami nilai-nilai organisasi, menjaga marwah profesi, serta memiliki komitmen untuk ikut membesarkan PWI,” tegasnya.

Agenda tahunan ini diikuti 26 wartawan dari media cetak, media siber, dan radio. Meski diprioritaskan bagi anggota baru, sejumlah anggota senior juga dilibatkan sebagai peserta.

Menurutnya, kehadiran wartawan senior bertujuan memperkuat proses kaderisasi melalui berbagi pengalaman. Selai n itu, menyegarkan kembali pemahaman mengenai organisasi dan etika profesi.

Pihaknya ngin proses belajar berlangsung bersama. Anggota senior dapat berbagi pengalaman kepada anggota baru. Sementara mereka juga memperoleh penyegaran terkait perkembangan organisasi dan tantangan dunia jurnalistik saat ini. 

Pada hari pertama, peserta mengikuti Leadership Training dengan materi Public Speaking bagi Wartawan yang disampaikan Dr. Dhini Rama Dhania, S.Psi., M.Si. dari Universitas Muria Kudus (UMK).

Materi tersebut membahas kemampuan komunikasi, membangun kepercayaan diri, serta teknik berbicara di depan publik sebagai bekal bagi wartawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait