Cegah Hutan Batang Rusak, DLHK Jateng dan BPI Latih 20 Kader Konservasi Muda

Cegah Hutan Batang Rusak, DLHK Jateng dan BPI Latih 20 Kader Konservasi Muda

20 Kader Konservasi Muda digembleng untuk jaga hutan di Kabupaten Batang, Rabu 15 Juli 2026-ist-

BATANG, diswayjateng.id – Upaya menjaga kelestarian hutan di Kabupaten BATANG terus diperkuat. Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknis Pembentukan Kader Konservasi Alam Tingkat Pemula.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari. Diklat digelar pada 13–15 Juli 2026. Lokasinya di Sedawung Hills, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Kegiatan ini berkolaborasi dengan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI).

Program tersebut menyiapkan kader konservasi baru. Mereka diharapkan mampu menjaga ekosistem hutan. Selain itu, peserta juga didorong melestarikan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

Kepala CDK Wilayah IV DLHK Jawa Tengah, Gunawan, mengatakan konservasi membutuhkan keterlibatan masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri menjaga kelestarian alam.

BACA JUGA: Lelang KPBU APJ Batang Diikuti 22 Peserta, Proyek Smart City Rp143,8 Miliar Masuk Tahap Aanwizjing

BACA JUGA: Sedekah Laut Roban Barat, Simbol Harmoni Nelayan - BPI di Batang

"Melalui diklat ini, peserta dibekali materi kehutanan, dasar ekologi, hingga praktik identifikasi flora dan fauna. Harapannya mereka menjadi pionir pelestarian hutan di Batang," katanya, Rabu 15 Juli 2026.

Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur. Di antaranya pegiat lingkungan Desa Tombo, komunitas konservasi burung Desa Pacet, serta perwakilan karyawan PT Bhimasena Power Indonesia.

Gunawan menjelaskan pembentukan kader tingkat tapak menjadi langkah strategis. Kehadiran masyarakat yang memiliki pengetahuan konservasi dinilai mampu memperkuat perlindungan kawasan hutan.

Menurutnya, kader konservasi memiliki peran penting. Mereka dapat menjadi penggerak edukasi lingkungan sekaligus mitra pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber daya alam.

BACA JUGA: Bupati Batang jadi Pendongeng di TK Pembina, Challenge Anak Baca 52 Buku

BACA JUGA: Bermodal Kunci T, Polres Batang Ringkus Angsa, Pelaku Curanmor Perumahan

General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, menegaskan perusahaan memiliki komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Dukungan terhadap diklat menjadi bagian program keberlanjutan perusahaan.

Ia mengatakan kolaborasi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci. Sinergi tersebut diperlukan agar kesadaran menjaga lingkungan semakin kuat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait