39 Ribu Siswa Batang Dapat Seragam Gratis senilai Rp5,5 miliar
Bupati Batang M Faiz Kurniawan membagikan seragam gratis, Selasa 14 Juli 2026.-ist-
BATANG, diswayjateng.id - Pemerintah Kabupaten BATANG mulai menyalurkan seragam sekolah gratis kepada seluruh peserta didik baru jenjang SD dan SMP.
Penyaluran simbolis dilakukan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan di SMP Negeri 2 Tulis, Selasa 14 Juli 2026.
Program seragam sekolah gratis tersebut menyasar siswa kelas I SD dan kelas VII SMP, baik di sekolah negeri, swasta, madrasah tsanawiyah (MTs), maupun sekolah berbasis Islam lainnya.
"Hari ini kami membagikan seragam gratis kepada seluruh siswa SMP kelas VII di Kabupaten Batang, baik negeri maupun swasta. Semuanya mendapatkan seragam putih dan biru tua. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan," kata Faiz.
BACA JUGA: Bermodal Kunci T, Polres Batang Ringkus Angsa, Pelaku Curanmor Perumahan
Pemkab Batang mengalokasikan bantuan sebesar Rp125 ribu untuk setiap siswa SD dan Rp150 ribu bagi setiap siswa SMP.
Total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp5,5 miliar sebagai investasi pemerintah daerah di sektor pendidikan.
Rinciannya, sebanyak 14.225 siswa SD negeri menerima bantuan dengan anggaran sekitar Rp1,78 miliar. Sebanyak 672 siswa SD swasta memperoleh alokasi sekitar Rp84 juta. Sementara 24.200 siswa SMP negeri dan swasta mendapatkan bantuan dengan total anggaran sekitar Rp3,63 miliar.
Faiz mengatakan program tersebut memiliki dua tujuan utama. Selain mengurangi beban ekonomi keluarga saat memasuki tahun ajaran baru, pemerintah juga ingin membangun kepercayaan diri seluruh peserta didik sejak hari pertama sekolah.
BACA JUGA: MPLS SMPN 1 Batang, Diawali Seragam Gratis hingga Mitigasi Bencana
BACA JUGA: Godzilla Datang, Bupati Batang Mapping dan Siapkan Tangki Air Hadapi Kemarau
"Yang pertama tentu untuk meringankan beban orang tua karena saat tahun ajaran baru kebutuhan keluarga cukup banyak. Yang kedua, kami ingin memastikan seluruh anak memiliki rasa percaya diri yang sama dengan menggunakan seragam baru," ujarnya.
Menurutnya, keseragaman pakaian sekolah bukan sekadar soal penampilan. Seragam baru juga menjadi simbol kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk belajar tanpa merasa minder karena kondisi ekonomi keluarganya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




