Kekeringan di Pemalang: Warga Pulosari Antre Bantuan Air Bersih MDMC Muhammadiyah
Warga Pulosari antusias mengambil air bantuan dari MDMC Pemalang (12/7/2026)-Mukhtarom-
PEMALANG, diswayjateng.id – Kekeringan di Pemalang menyebabkan warga Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, kesulitan mendapatkan air bersih. Kedatangan mobil tangki air bersih menjadi sesuatu yang didambakan warga yang telah berhari-hari mengalami krisis air bersih.
Melihat kondisi itu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang gerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Pulosari, pada Minggu (12/7/2026).
Koordinator Tim MDMC PDM Pemalang, Dedi Kuntoro, mengatakan kegiatan tersebut merupakan dropping air bersih kedua yang dilakukan pihaknya pada musim kemarau tahun ini.
"Hari ini (Minggu) kami melakukan dropping air bersih di Desa Pulosari. Untuk distribusi kali ini kami menyalurkan sekitar 8.000 liter air bersih kepada warga," ujar Dedi di sela kegiatan.
BACA JUGA:93 Ribu Jiwa Terdampak Kekeringan, BPBD Pemalang Salurkan Hampir 100 Ribu Liter Air Bersih per Hari
BACA JUGA:Krisis Air di Pulosari Pemalang, Warga Rela Rogoh Rp500 Ribu Sebulan demi Air Bersih
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami krisis air akibat musim kemarau.
Dedi menjelaskan, kegiatan distribusi air bersih bukanlah program baru. MDMC PDM Pemalang telah melaksanakannya secara rutin selama lima tahun terakhir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang setiap tahun terdampak kekeringan.
"Tahun ini kegiatan mulai kami laksanakan lagi. Tahun lalu distribusi air bersih yang kami salurkan mencapai sekitar 1 juta liter, dan mudah-mudahan tahun ini juga bisa kembali memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Pada musim kemarau 2026, MDMC memfokuskan penyaluran bantuan ke dua wilayah yang selama ini kerap mengalami kekurangan air bersih, yakni Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Belik.
BACA JUGA:Waspada El Nino 2025! Jawa Tengah Terancam Kekeringan Parah, Ini Wilayah Paling Rentan
BACA JUGA:Himpun Rp24,6 Miliar di Semester I, LAZISMU Kabupaten Pekalongan Siapkan Empat Program Unggulan
"Hari ini (Minggu) kami berada di Kecamatan Pulosari. Selanjutnya kegiatan serupa juga akan kami laksanakan di Kecamatan Belik," jelasnya.
Dedi mengaku kondisi di lapangan menunjukkan kebutuhan air bersih masyarakat sangat mendesak. Setiap kali mobil tangki tiba, warga langsung berkumpul untuk mengisi berbagai wadah yang telah mereka siapkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




