Rumah Warga Pagerbarang Tegal Ludes Terbakar, Diduga Gegara Obat Nyamuk
PEMADAMAN - Petugas Damkat saat berjibaku memadamkan api yang membakar rumah warga di Desa Pagerbarang, Kecamatan Pagerbarang, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 04.25 WIB.-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-
SLAWI, diswayjateng.id – Api kembali mengamuk di Kabupaten Tegal. Sebuah rumah milik warga di Desa Pagerbarang RT 001 RW 004, Kecamatan Pagerbarang, terbakar pada Senin (13/7/2026) dini hari sekitar pukul 04.25 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kobaran api menyebabkan kerugian materi yang ditaksir cukup besar.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Agus Sukoco melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Nawawi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas Damkar pada pukul 04.20 WIB. Tak butuh waktu lama, dua unit mobil pemadam dari Pos Slawi dan Pos Adiwerna langsung diterjunkan menuju lokasi.
"Begitu menerima laporan, petugas segera bergerak ke lokasi. Kami tiba sekitar pukul 04.40 WIB dan langsung melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain," kata Nawawi.
BACA JUGA:Upacara Adat Wilujengan Ganti Langse Makam Amangkurat di Adiwerna Tegal Dijaga Ketat Polisi
BACA JUGA:Kemarau Menggila, Ribuan Warga di Kabupaten Tegal Krisis Air Bersih
Menurut dia, proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah membesar saat petugas tiba. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.30 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat berasal dari kasur di salah satu kamar rumah. Dalam hitungan menit, kobaran api merambat ke area dapur. Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas datang.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat human error, kemungkinan berasal dari obat nyamuk bakar yang memicu api hingga membakar kasur," ujar Nawawi.
Petugas juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, pemilik rumah harus menanggung kerugian materi yang nilainya cukup besar akibat sebagian bangunan beserta isinya hangus terbakar.
BACA JUGA:DLH Kabupaten Tegal Clean Up Lahan Terkontaminasi Limbah B3 Bekas Pelebur Accu Pesarean
BACA JUGA:Pemda Kabupaten Tegal Siap Bersinergi Dengan MWC NU Dukuhturi
Proses penanganan kebakaran melibatkan personel Damkar Kabupaten Tegal, Damkar Kabupaten Brebes, anggota Polres Tegal, Polsek Jatibarang, serta warga sekitar yang ikut membantu proses pemadaman.
Nawawi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan benda yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada malam hari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





