Polisi Gembleng Linmas Kedungbanteng Tegal untuk Bangun Keamanan Desa
ANTUSIAS - Pembinaan dan peningkatan kapasitas anggota Linmas Desa Kedungbanteng Tegal berlangsung penuh semangat.-Hermas Purwadi/Radar Tegal Grup-
SLAWI, diswayjateng.id - Polisi gembleng Linmas Desa Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, untuk membangun keamanan wilayahnya. Pennggemblengan dilakukan langsung oleh Polsek Kedungbanteng.
Kegiatan peningkatan kapasitas Linmas yang digelar di Balai Desa Kedungbanteng tersebut diikuti oleh Sekcam Kedungbanteng Ahmad Budi Zaidy, MM, Kasi Trantib Kecamatan Subekhi, Babinsa Sertu Susilo, Kanit Binmas Polsek Kedungbanteng Aiptu Sumardi, serta 21 anggota Linmas Desa Kedungbanteng.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo SH SIK MH, melalui Kapolsek Kedungbanteng Iptu Joko Waluyo SH, menyatakan bahwa Linmas memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan desa.
"Disinilah kemampuan, pemahaman, dan kesiapsiagaan Linmas perlu terus diperkuat agar mampu menjalankan tugas secara tepat. Terutama dalam mendeteksi dan merespons potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar," ujarnya, Kamis, 9 Juli 2026.
BACA JUGA:Oknum Warga Slawi Tegal Diduga Tipu Investor hingga Ratusan Juta
BACA JUGA:Dinkes Kabupaten Tegal Dekatkan Akses Pelayanan Kesehatan
Melalui pembekalan kali ini, para anggota Linmas diberikan pemahaman mengenai Peraturan Kepolisian Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pengamanan Swakarsa yang mengatur tugas dan tanggung jawab satuan pengamanan lingkungan, termasuk Linmas.
"Selain itu, disampaikan pula materi tentang pemberdayaan fungsi dan peran Linmas sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 84 Tahun 2014, sebagai dasar penguatan peran Linmas dalam membantu menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif di desa," cetusnya.
Tidak hanya soal aturan, pembinaan juga diarahkan pada hal-hal yang dekat dengan kondisi masyarakat sehari-hari. Anggota Linmas diajak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kerawanan di lingkungan, mulai dari kenakalan remaja, potensi perkelahian, premanisme, hingga gangguan keamanan lainnya yang dapat mengganggu ketenteraman warga.
Linmas juga didorong untuk aktif membangun komunikasi dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat, sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
BACA JUGA:BPBD Kabupaten Tegal Rapatkan Barisan Antisipasi Musim Kemarau
Ditegaskan bahwa pembinaan Linmas merupakan bagian dari upaya membangun keamanan desa secara bersama-sama, dengan menempatkan masyarakat sebagai mitra utama Polri.
“Linmas adalah mitra Polri yang sangat dekat dengan masyarakat. Kehadiran mereka di desa bukan hanya membantu menjaga ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Karena itu, kami ingin kemampuan, pemahaman, dan semangat pengabdian Linmas terus diperkuat agar bersama-sama kita bisa menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





