Tabung Pabrik Jamu di Semarang Meledak, 1 Tewas dan 7 Pekerja Terluka

Tabung  Pabrik Jamu di Semarang Meledak, 1 Tewas dan 7 Pekerja Terluka

Petugas saat melakukan evakuasi korban ledakan di pabrik Raw Botanical Industri, kawasan Industri Candi Tahap V Blok 21A, Kelurahan Ngaliyan, Kota Semarang, meledak saat proses produksi bahan baku jamu, Rabu (1/7/2026)-Umar Dani -

SEMARANG, diswayjateng.id – Sebuah mesin di pabrik Raw Botanical Industri, kawasan Industri Candi Tahap V Blok 21A, Kelurahan Ngaliyan, Kota SEMARANG, meledak saat proses produksi bahan baku jamu, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 9.45 WIB. 

Ledakan dahsyat itu menyebabkan atap pabrik ambrol dan menimpa para pekerja menyebabkan satu pekerja meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.

Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard, S.Sos., M.H mengatakan sekitar pukul 09.45 terjadi ledakan tabung sterilisasi, meledak terus terbakar.

"Akibat kejadian itu, satu korban menjnggL dunia dan tujuh mengalami luka bakar , korban sudah di evakuasi di Rumah Sakit " kata Kompol Aliet di lokasi kejadian Rabu (1/7/2026).

BACA JUGA:Ledakan Bom Molotov Gegerkan Kota Kudus, Rumah Petani Terbakar Dilempar Bom Rakitan

BACA JUGA:Ledakan Petasan Pekalongan, Korban Luka Bakar hingga 50 Persen, Polisi Libatkan Labfor

Dia menjelaskan, untuk kronologi,dari keterangan sementara, saat itu sedang berproduksi , secara tiba-tiba meledak.

"Dampak dari ledakan, sebagian atap ada yang runtuh dan menimpa para pekerja yang ada di ruangan tersebut" katanya.

Korban meninggal diketahui bernama Brian. Sementara sembilan pekerja lainnya mengalami luka luar hingga luka berat akibat terkena ledakan dan tertimpa material bangunan yang rusak.

Saksi , seorang pekerja sebuah ekspedisi mengaku kaget karena saat itu sedang bekerja .

BACA JUGA:Mobil Avanza Terbakar di Ngaliyan Semarang, Ledakan Terdengar Usai Tinggalkan SPBU

BACA JUGA:Ledakan Petasan di Semarang Makan Korban, Begini Kata Polisi

"Suaranya mirip ban truk yang meledak, namun lebih kencang hingga kaca kantor kami pecah" kata saksi yang enggan di sebut namanya.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan tiga ambulans dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan serta mengevakuasi para korban ke rumah sakit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait