Bupati Ischaq Tegaskan Komitmen Kabupaten Tegal Berantas TBC

Bupati Ischaq Tegaskan Komitmen Kabupaten Tegal Berantas TBC

SENERGI – Prosesi pelantikan PV PPTI Kabupaten Tegal yang siap bersinergi berantas TBC. -Hermas Purwadi/Radar Slawi-

SLAWI, diswayjateng.id –Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Tegal sehat dan bebas tuberkulosis (TB).   Hal itu disampaikan saat acara pelantikan Perkumpulan Pemberantasan tuberkulosis Indonesia (PPTI) Kabupaten Tegal masa bhakti 2026–2030  di Universitas Bhamada SLAWI, Sabtu (27/6/2026).

“Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, saya optimis target eliminasi tuberkulosis 2030 dapat kita capai bersama,” ujar Ischak.

Ia menilai PPTI akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat penemuan kasus, meningkatkan keberhasilan pengobatan, serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan TB.  

Berdasarkan estimasi nasional, beban kasus TB di Kabupaten Tegal tahun 2026 diperkirakan mencapai 6.705 kasus, menempatkan daerah ini sebagai beban tertinggi ketiga di Jawa Tengah setelah Brebes dan Banyumas.

Hingga Juni 2026, tercatat 13.637 terduga TB telah diperiksa dari target 28.844 orang, sementara 2.433 kasus TB ditemukan dan 2.280 pasien menjalani pengobatan.  

“Kondisi ini menjadi perhatian serius sekaligus pengingat bahwa penemuan kasus baru, pengobatan, dan pencegahan penularan harus diperkuat,” tegas Ischak.

Pemkab Tegal disebut terus memperkuat skrining aktif, pelacakan kontak erat, pendampingan pasien, serta pemberdayaan masyarakat melalui kader kesehatan, pemerintah desa, Gerakan Pramuka, dan Polres Tegal.  

BACA JUGA:Ribuan Warga Pati Diserang Penyakit Mematikan, Bhabinkamtibmas Dikerahkan Jadi Relawan Deteksi TBC

Ketua PPTI Kabupaten Tegal, Muchtar Mawardi, menyampaikan kepengurusan baru berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor. Program yang disiapkan meliputi penyusunan roadmap pemberantasan TB, sosialisasi, pelatihan kader, monitoring dan evaluasi, serta pemberdayaan Gerakan Pramuka sebagai mitra edukasi dan deteksi dini.  

BACA JUGA:451 Warga Batang Terjangkit TBC, Warungasem dan Bawang Jadi Wilayah Paling Rawan

“Tingginya angka kasus TB di Kabupaten Tegal menjadi tantangan bersama yang membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar target eliminasi TB pada 2030 dapat tercapai,” ungkap Muchtar.  

Ketua Pengurus Wilayah PPTI Jawa Tengah, dr. Hartanto, menambahkan PPTI berperan mendukung pemerintah melalui penemuan kasus aktif, pendampingan pasien hingga tuntas, penghapusan stigma terhadap penyandang TB, serta advokasi kebijakan agar program pemberantasan TB mendapat dukungan memadai.  

Kolaborasi dengan Gerakan Pramuka disebut menjadi kekuatan untuk memperluas edukasi dan deteksi dini. Melalui jaringan Pramuka di desa dan sekolah, kampanye “Temukan, Obati Sampai Sembuh” diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mempercepat pencapaian target eliminasi TB 2030.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait