Menag Luncurkan Program Konsultasi Gratis di Rumah Penyuluh Agama Sampai Jam 9 Malam, Ini Cara Carinya!
Salah satu petugas penyuluh agama di Pulosari Pemalang usai memasang plang penyuluh agama--KUA Pulosari
PEMALANG, diswayjateng.id– Kabar baik untuk masyarakat yang kerap kebingungan mencari tempat konsultasi urusan agama hingga masalah keluarga. Kementerian Agama resmi meluncurkan program "plangisasi" rumah penyuluh agama.
Melalui program inovatif ini, rumah para penyuluh agama di lingkungan warga akan dipasangi papan nama khusus. Tujuannya? Agar masyarakat bisa langsung datang dan berkonsultasi secara gratis alias tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Menteri Agama, Nazaruddin Umar, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memotong jarak antara negara dan masyarakat dalam memberikan pelayanan rohani.
BACA JUGA:20 Pasangan di Pemalang Nikah Massal Gratis, Diarak Kereta Kuda dan Dapat Bantuan Modal dari Menag
"Jadi kalau ada yang mau bertanya tentang zakat, wakaf, infak, sedekah, waris, persoalan kematian, kelahiran, pendidikan dan sebagainya, silakan datang kepada aparat kami. Rumahnya akan dipasang papan nama sehingga mudah dikenali masyarakat," ujar Nazaruddin kepada wartawan saat kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang, Jumat (26/6/2026).
Buka Sampai Pukul 21.00 WIB, Urusan Apa Saja yang Bisa Dikonsultasikan?
Menag menegaskan bahwa layanan ini tidak hanya sekadar formalitas. Para penyuluh agama disiapkan menjadi garda terdepan untuk membantu berbagai problem sosial-keagamaan yang dihadapi warga sehari-hari.
Masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini hingga malam hari untuk urusan-urusan berikut:
Hukum & Syariat:Konsultasi soal zakat, wakaf, infak, sedekah, hingga pembagian harta waris.
Keluarga & Edukasi: Edukasi pernikahan, urusan kelahiran, kematian, hingga pendidikan anak.
Pendampingan Rohani: Penguatan mental dan spiritual berbasis keagamaan bagi warga yang membutuhkan.
"Layanan ini semuanya gratis sampai jam 21.00 malam. Ini kebahagiaan yang dipersembahkan negara melalui Kementerian Agama untuk masyarakat," tegas Menag.
BACA JUGA:Kenal dari Media Sosial, Pemuda 22 Tahun Mantap Nikahi Janda 50 Tahun di Nikah Massal Pemalang
Bantu Pemerintah Daerah Sejahterakan Warga
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
