Sensus Ekonomi 2026, Warga Solo Takut Data Pribadi Disalahgunakan
--
SOLO, diswayjateng.id - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di sejumlah wilayah Kota Solo memunculkan beragam respons dari masyarakat.
Selain mendukung pendataan pemerintah, sebagian warga mengaku khawatir dengan banyaknya data pribadi yang diminta petugas, mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), kondisi rumah, hingga informasi mengenai aktivitas ekonomi keluarga.
Kekhawatiran itu muncul karena sebagian warga belum memahami secara utuh tujuan pendataan yang dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah.
Tak sedikit yang mempertanyakan apakah data tersebut nantinya akan berkaitan dengan perpajakan atau berpotensi bocor ke pihak yang tidak bertanggung jawab.
Seorang warga Mojosongo yang enggan disebutkan identitasnya mengaku sempat terkejut dengan detail pertanyaan yang diajukan petugas sensus.
"Pertanyaannya cukup rinci, mulai dari pengeluaran rutin, biaya bensin, isi rumah, sampai perkiraan nilai barang-barang di dalam kamar. Bahkan rumah kalau disewakan kira-kira berapa juga ditanyakan," ujarnya.
Ia mengaku memilih bersikap hati-hati sebelum memberikan informasi. Terlebih, petugas juga meminta data penghuni rumah kos beserta NIK mereka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
