30 Pengelola Wisata Pantura 'Level Up' Jadi Lifeguard Profesional di Batang

30 Pengelola Wisata Pantura 'Level Up' Jadi Lifeguard Profesional di Batang

Pelatihan lifeguard penggelola wisata pantura di kabupaten batang, Kamis 25 Juni 2026.-ist-

BATANG, diswayjateng.id  – Upaya meminimalisir kecelakaan laut terus diperkuat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebanyak 30 pengelola wisata pantai Pantura Barat mengikuti pelatihan keselamatan wisata bahari di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten BATANG.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 23-25 Juni 2026. Peserta berasal dari Kabupaten Batang, Kendal, dan Pekalongan yang memiliki destinasi wisata pantai cukup ramai dikunjungi wisatawan.

"Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 23 sampai 25 Juni 2026. Anggarannya berasal dari tugas pembantuan Kementerian Pariwisata sebagai upaya menciptakan SDM yang berkompeten untuk menjaga keselamatan wisata," kata Ketua Pokja Pengembangan SDM Pariwisata Disbudparekraf Jawa Tengah, Riyadi Kurniawan, Kamis 25 Juni 2026.

Pelatihan tersebut menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia pariwisata. Tujuannya agar pengelola wisata pantai memiliki kemampuan sebagai lifeguard profesional.

BACA JUGA: Batang Jadi Pusat Panjat Tebing Jateng, 303 Atlet Bertanding di Kejurprov 2026

BACA JUGA: Penyidikan BOK Puskesmas Blado II Dikebut, Kejari Batang: Jangan Percaya Makelar Kasus

Program ini didanai melalui anggaran tugas pembantuan Kementerian Pariwisata. Fokus utamanya memperkuat aspek keselamatan wisatawan di kawasan pesisir Jawa Tengah.

Materi pelatihan memadukan teori dan praktik lapangan. Peserta mendapatkan pembekalan langsung dari berbagai lembaga berkompeten.

Sesi teori digelar di Hotel Piana Batang. Narasumber berasal dari BMKG Pusat, BMKG Ahmad Yani Semarang, Ditpolairud Polda Jateng, Basarnas Semarang, dan Pos SAR Pemalang.

Pada hari terakhir, peserta menjalani simulasi penyelamatan di laut. Mereka mempraktikkan berbagai teknik evakuasi korban kecelakaan perairan.

BACA JUGA: Genjot Wajib Halal Oktober 2026, BPJPH Kebut Bangun Ekosistem Halal di Kabupaten Batang

BACA JUGA: Kompetisi AI Pertama di Batang Digelar, Pelajar SMA hingga MA Bisa Ikut, Buruan!

"Peserta mempraktikkan bagaimana cara mengevakuasi wisatawan yang mengalami kecelakaan laut, mulai dari proses penyelamatan di perairan hingga penanganan korban di darat," ujar Riyadi.

Menurut Riyadi, sebagian pengelola pantai sebenarnya telah memiliki pengalaman penyelamatan. Namun kemampuan tersebut masih banyak diperoleh secara otodidak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait