Respati Minta Maaf Soal Baliho Ultah Jokowi di Aset Pemkot Solo
Wali Kota Solo, Respati Ardi, dilaporkan ke Kejari Surakarta terkait pemasangan baliho ucapan ulang tahun ke-65 Presiden ke-7 RI Joko Widodo.-Istimewa-
SOLO, diswayjateng.id -- Polemik pemasangan baliho ucapan ulang tahun ke-65 Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di sejumlah media milik Pemerintah Kota Solo akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Wali Kota Solo, Respati Ardi.
Respati memilih merespons kritik yang dilontarkan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solo, Ardianto Kuswinarno, dengan nada terbuka. Bahkan, kader Partai Gerindra tersebut menyatakan siap menerima kritik dan evaluasi terkait kebijakan pemasangan baliho tersebut.
“Saya siap salah, Pak Ketua,” ujar Respati kepada wartawan, Rabu 24 Juni 2026.
Pernyataan itu disampaikan setelah muncul sorotan terkait penggunaan baliho milik Pemkot Solo yang memuat ucapan selamat ulang tahun kepada Jokowi.
Salah satu baliho yang menjadi perhatian publik berada di kawasan Simpang Manahan, Jalan Ahmad Yani Solo, dan diketahui menggunakan media informasi milik Diskominfo Kota Solo.
Meski demikian, Respati menegaskan pemasangan baliho tersebut dilandasi rasa hormat dan penghargaan kepada Jokowi yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan Kota Solo.
BACA JUGA:Gerindra Solo Kritik Baliho Ucapan Ulang Tahun Jokowi di Aset Pemkot
Menurutnya, berbagai kemajuan yang dirasakan Kota Bengawan hingga saat ini tidak bisa dilepaskan dari peran Jokowi ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo maupun saat menjadi Presiden Republik Indonesia.
“Kami memasang di beberapa titik karena merasa Solo mendapatkan banyak keberkahan dari beliau. Sampai hari ini Kota Solo masih merasakan dampak positif dari berbagai program dan pembangunan yang pernah dilakukan,” katanya.
Namun, Respati tidak menjelaskan secara rinci mengenai besaran anggaran yang digunakan maupun mekanisme pemasangan baliho tersebut.
BACA JUGA:Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan Kejari, Begini Tanggapan Jokowi
Ia lebih memilih menanggapi kritik yang muncul sebagai bagian dari dinamika demokrasi dan kontrol publik terhadap kebijakan pemerintah.
Sebelumnya, Ketua DPC Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno menyampaikan kekecewaannya atas penggunaan aset pemerintah untuk menampilkan ucapan ulang tahun kepada Jokowi. Ia menilai penggunaan fasilitas publik untuk momentum yang bersifat personal perlu menjadi bahan evaluasi.
Ardianto mengaku menerima laporan sedikitnya terdapat tujuh baliho serupa yang terpasang di berbagai titik di Kota Solo.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




