Dari Chat Bernuansa Pelecehan hingga Pengepungan Massal, Ini Kronologi Kasus di Unnes
Kasus dugaan pelecehan seksual di Unnes menjadi sorotan setelah terduga pelaku dikepung ratusan mahasiswa.-Dok.warga-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.id – Terduga pelaku pelecehan seksual di Universitas Negeri Semarang (Unnes) diamankan oleh Polrestabes Semarang setelah dikepung ratusan mahasiswa dalam insiden yang terjadi pada Rabu (17/6/2026) malam. Peristiwa dugaan pelecehan seksual di Unnes tersebut viral di media sosial dan memicu keresahan di lingkungan kampus.
Pengepungan terhadap MFA (19) dilakukan setelah dugaan kekerasan seksual nonfisik yang dilaporkan sejumlah korban mencuat dan menyebar di kalangan mahasiswa. Massa kemudian berkumpul dalam jumlah besar hingga situasi di lokasi disebut mengalami eskalasi.
Kasus dugaan pelecehan seksual di Unnes itu kini masih didalami oleh kepolisian. Status MFA hingga saat ini masih sebagai terduga pelaku dan belum ditetapkan sebagai tersangka.
"Kami mendatangi TKP dan saat itu banyak massa yang sudah berkumpul di sana. Lalu terduga pelaku ini kami amankan ke Polrestabes Semarang," kata Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, Kamis (18/6/2026).
BACA JUGA:Viral Dugaan Pelecehan Verbal Mahasiswi UNNES, Terduga Pelaku Dikepung Ribuan Mahasiswa di GSG
BACA JUGA:Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UNNES Dilaporkan, Satgas PPK Identifikasi Tiga Korban
Menurut Ni Made, pihak kepolisian juga dibuat terkejut dengan jumlah massa yang mengepung terduga pelaku. Proses pemeriksaan masih terus dilakukan guna mengumpulkan keterangan dan alat bukti.
"Pelaku ini chat kepada korban yang pesannya mengandung pelecehan. Kemudian korban tidak terima dan memberitahu rekan-rekan yang lainnya," ujarnya.
"Karena massa semakin ramai, pihak kampus akhirnya menghubungi pihak kepolisian," lanjut Ni Made.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
