Pemkab Semarang Siapkan 1.056 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Pemkab Semarang Siapkan 1.056 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

PELATIHAN : Pelatihan di Abimantrana Ballroom The Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, sebelumnya secara resmi dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro. Foto : Erna Yunus Basri--

UNGARAN, diswayjateng.id - Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan sebanyak 1.056 petugas untuk melaksanakan pendataan lapangan dalam Sensus Ekonomi (SE) 2026. 

Tepat Rabu 17 Juni 2026 ini, Sensus Ekonomi (SE) 2026 telah berjalan tiga hari ini sejak dimulainya 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Semarang, pendataan usaha ekonomi masyarakat akan dilakukan dari pintu ke pintu rumah warga.

Kepala BPS Kabupaten Semarang, Dewi Trirahayuni, mengatakan para petugas telah mengikuti pelatihan sebagai bekal sebelum turun ke lapangan. 

BACA JUGA: Tanah Longsor di Kalongan Ungaran Timur Meluas Hingga 200 Meter, Mengancam Permukiman Penduduk

BACA JUGA: Ngopi Bareng di Ungaran, Kabarharkam Tekankan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat

"Sebelumnya, petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 mengikuti pelatihan. Untuk tahun ini, merupakan angkatan kedua," ungkap Dewi Trirahayuni. 

Pelatihan di Abimantrana Ballroom The Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, sebelumnya secara resmi dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro. 

Menurut Dewi, Sensus Ekonomi 2026 memiliki sejumlah fokus baru yang menyesuaikan perkembangan dunia usaha saat ini. 

BACA JUGA: Dihadiri 2000-an Buruh, Ahmad Luthfi Rayakan May Day di Alun-Alun Bung Karno Ungaran

BACA JUGA: Alami Tren Pertumbuhan Positif, Tol GT Ungaran dan Bawen Jadi Gerbang Wisata Jawa Tengah

Diantaranya yang menjadi folus adalah, pendataan usaha ekonomi berbasis digital yang belum banyak terakomodasi pada pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016.

Namun demikian, sampai saat ini pemerintah belum memiliki direktori yang lengkap mengenai pelaku usaha digital di tingkat masyarakat. 

"Oleh karena itu, sensus kali ini akan menggali informasi lebih mendalam terkait aktivitas ekonomi yang memanfaatkan platform digital," tuturnya. 

BACA JUGA: Polres Semarang Gandeng Pelajar, Tanam Pohon di Kawasan Hutan Lindung Petak 1009E Ungaran Timur

BACA JUGA: Tanam 11 Ribu Bibit Pohon di Ungaran, Ini Pesan Khusus Kapolda Jateng untuk Kapolres dan Generasi Muda

Namun, lanjut Dewi, melalui SE 2026 nantinya akan ditanyakan kepada warga responden tentang usaha produktif berbasis digital. 

Dewi mencontohkan berbagai usaha yang dijalankan dari rumah melalui platform online, jasa pemasaran digital, hingga pembuatan konten kreatif melalui berbagai platform media sosial dan digital yang selama ini belum tersentuh secara optimal dalam pendataan statistik ekonomi.

Sebelumnya, ke 1.056 petugas Sensus Ekonomi 2026 telah menjalani pelatihan sebanyak tiga gelombang yang tersebar di empat titik. 

BACA JUGA: Soto Sawah Mba Tutik, Sensasi Kuliner Murah di Tengah Sawah dengan Panorama Gunung Ungaran

BACA JUGA: Kamu Melintasi Jalur alternatif Salatiga–Magelang Via Kopeng, Mampir ke Surganya Buah dan Bunga Pasar Kopeng

Dalam pelaksanaannya, para peserta dibagi ke dalam 42 kelas agar proses pembelajaran dan pemahaman materi dapat berlangsung lebih efektif.

"Pendataan lapangan akan dimulai pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Para petugas akan mendatangi langsung rumah-rumah warga maupun lokasi usaha untuk mendapatkan data yang akurat," katanya.



Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: