Hadapi Krisis Iklim dan Abrasi di Batang, 30 Ribu Mangrove Jadi Solusi
Peringatan hari lingkungan sedunia 2026 di Kabupaten Batang -ist-
BATANG, diswayjateng.id - Ancaman perubahan iklim dan abrasi di BATANG dijawab dengan 30 ribu bibit mangrove oleh PT Bhimasena Power Indonesia (BPI). Puluhan ribu mangrove itu disiapkan Pengelola PLTU BATANG untuk mendukung rehabilitasi kawasan pesisir Kabupaten BATANG sepanjang tahun 2026.
Sebanyak 20.000 bibit akan digunakan untuk penanaman baru. Sementara 10.000 bibit lainnya disiapkan untuk penyulaman guna meningkatkan keberhasilan kawasan mangrove yang telah dikembangkan sebelumnya.
Solusi Krisis Iklim dan Abrasi Pesisir Batang
General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir. H. Sulasmoro mengatakan. keberlanjutan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanggung jawab perusahaan.
"Kami menyambut baik ajakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengubah kesadaran menjadi tindakan nyata," katanya, Senin 8 Juni 2026.
BACA JUGA: Hiu Paus Muncul di PLTU Batang, Siswa SMPN 4 Diajak Jaga Laut
BACA JUGA: Cek Rontgen Gratis di Ring 1 PLTU Batang, 300 Warga Ikut Skrining ISPA
Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan BPI terhadap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Bekerja untuk Iklim".
Tema tersebut menekankan pentingnya mengubah kepedulian lingkungan menjadi aksi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat dan alam.
Komitmen itu juga sejalan dengan ajakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat gerakan kolektif menghadapi tantangan perubahan iklim.
Menurut Aryamir, BPI ingin memastikan pembangunan ekonomi, keandalan energi, dan pelestarian lingkungan berjalan secara seimbang.
BACA JUGA: PLTU Batang Salurkan 31 Hewan Kurban ke Nelayan hingga Ponpes
BACA JUGA: BEST Class, Puluhan Siswa SMA Bakti Praja 2 Diajak Masuk PLTU Batang
"Pada tahun 2026, BPI menyiapkan 30.000 bibit mangrove yang terdiri atas 20.000 bibit untuk penanaman baru dan 10.000 bibit untuk penyulaman sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujarnya.
Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai dari abrasi. Vegetasi pesisir tersebut juga menjadi habitat berbagai biota laut serta mampu menyerap karbon dalam jumlah besar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
