Empat Gudang Berisi Daging Sapi dan Ayam di Pati Ludes Terbakar, Pengusaha Merugi Miliaran Rupiah
Kebakaran hebat melanda area gudang penyimpanan milik PT Dua Putra Utama Makmur Pati. --
PATI, diswayjateng.id - Kebakaran hebat yang melanda area gudang penyimpanan (cold storage) milik PT Dua Putra Utama Makmur Tbk PATI, mengakibatkan empat gedung dilaporkan hangus.
Peristiwa kebakaran gudang penyimpanan ikan dan daging itu, berlokasi di Jalan Raya Pati–Juwana KM 7, Dukuh Pondohan, Desa Purworejo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Sabtu (6/6/2026) pagi.

Kebakaran hebat melanda area gudang penyimpanan milik PT Dua Putra Utama Makmur Pati. --
Empat bangunan cold storage yang terbakar, saat itu digunakan untuk menyimpan bahan baku berupa daging sapi dan daging ayam. Selain itu, ruang produksi yang berisi kardus dan bahan plastik yang mudah terbakar.
Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, karena saat kebakaran terjadi aktivitas perusahaan sedang libur.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat kejadian para karyawan sedang libur, sehingga tidak ada pekerja yang berada di dalam area gedung yang terbakar," ujar Kapolsek Pati, IPTU Windartono.

Salah satu dari empat bangunan pabrik pengolahan ikan di Pati yang terbakar. --
Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan dari Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah.
"Saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Untuk penyebab pasti, kami menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Polda Jawa Tengah," tegas Iptu Windartono.
Windarto menyebut, kerugian materiil akibat peristiwa kebakaran masih dalam proses pendataan dan menunggu audit dari pihak perusahaan.
"Dugaan sementara, sumber api berasal dari salah satu gedung cold storage yang berada di sisi belakang timur kompleks pabrik, " terang Windarto.
Untuk diketahui, kebakaran diketahui sekitar pukul 06.00 WIB setelah petugas keamanan menerima laporan adanya asap yang muncul dari gudang penyimpanan di bagian belakang kompleks perusahaan.
Setelah dilakukan pengecekan, kondisi di dalam gudang sudah dipenuhi asap tebal. Petugas keamanan sempat berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun kobaran api sudah terlanjur membesar, sehingga sulit dikendalikan. Petugas kemudian segera meminta bantuan pemadam kebakaran dan kepolisian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
