Kapal Nelayan Terbakar Saat Bersandar di Batang, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta
Sebuah kapal di pelabuhan batang terbakar pada Rabu 3 Juni 2026-ist -
BATANG, diswayjateng.id – Sebuah Kapal bernama KM Sri Mulya Baru mendadak terbakar di area sekitar dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) BATANG dan membuat geger warga.
Kasatpolairud Polres Batang IPTU Eko Nugrahanto membenarkan peristiwa itu.
"Kapal tersebut sebelumnya baru menyelesaikan aktivitas bongkar muatan hasil tangkapan ikan,"jelasnya, Rabu 3 Juni 2026.
Sekitar pukul 18.00 WIB, kapal sandar di dermaga TPI Batang.
BACA JUGA: Peredaran Narkoba Batang Kian Berani, Sabu dari Kendal dan Tramadol dari Jakarta
BACA JUGA: Alarm Ekologi di Pantai Ujungnegoro Batang, Penyu Tak Lagi Terlihat
Proses pembongkaran hasil tangkapan berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah kegiatan bongkar muat selesai, awak kapal membersihkan bagian kapal sebelum beristirahat.
Untuk kebutuhan penerangan, awak kapal menghubungkan aliran listrik menggunakan kabel yang tersambung ke fasilitas stop kontak di area TPI. Namun menjelang pagi, situasi berubah drastis.
Sekitar pukul 05.00 WIB, warga melihat kepulan asap disertai api yang muncul dari area kamar mesin kapal.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada petugas Satpolairud Polres Batang dan personel Pos Angkatan Laut Sigandu yang sedang bertugas.
BACA JUGA: Polisi Turun ke Sekolah, Antisipasi Konvoi dan Aksi Ugal-ugalan Saat Kelulusan SMP di Pekalongan
BACA JUGA: Gara-gara Cacing, Puluhan Hati Hewan Kurban di Batang Dimusnahkan
Petugas bersama warga kemudian bergerak cepat melakukan upaya penyelamatan. Tali tambat kapal dilepaskan untuk memindahkan KM Sri Mulya Baru ke area dermaga Pelabuhan Perikanan Pantai Klidanglor yang lebih sepi.
Langkah itu dilakukan guna mencegah api menjalar ke kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi. Sambil menunggu armada pemadam kebakaran tiba, warga dan petugas berusaha menekan kobaran api menggunakan pompa air.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:








