Diduga Serangan Jantung, Penjual Kerupuk Tewas saat Keliling Menitipkan Dagangan

Diduga Serangan Jantung, Penjual Kerupuk Tewas saat Keliling Menitipkan Dagangan

Seorang pedagang kerupuk ditemukan tewas diduga akibat serangan jantung di Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (29 Mei 2026). (Dok Polres Grobogan)--

GROBOGAN, diswayjateng.id - Seorang penjual kerupuk ditemukan tewas diduga akibat serangan jantung di Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (29 Mei 2026).

Korban diketahui berinisial Ng (61), warga Dusun Gembel, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan.

Kapolsek Grobogan, AKP Sunarto menjelaskan, sebelum kejadian korban datang ke warung milik warga untuk menitipkan dagangan berupa kerupuk. Setelah memarkir sepeda motornya di depan warung, korban bahkan sempat berbincang dengan warga sekitar.

"Korban sempat berbincang dengan salah satu warga. Namun saat berjalan menuju sepeda motornya, tiba-tiba terjatuh kemudian tidak sadarkan diri," jelasnya.

AKP Sunarto mengatakan, warga yang melihat kejadian tersebut berusaha memberikan pertolongan. Tapi korban tidak menunjukkan respons, sehingga langsung dilaporkan ke Kepala Desa Rejosari, kemudian diteruskan kepada Polsek Grobogan.

"Petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Grobogan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan medis serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," katanya.

AKP Sunarto melanjutkan, bahwa dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Polisi juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan/penganiayaan pada tubuh korban.

"Dan korban diduga meninggal karena serangan jantung," ungkapnya.

AKP Sunarto menambahkan, setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga, lanjutnya, pun menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi dengan menyertakan surat pernyataan resmi.

"Kami mengapresiasi kepada warga yang cepat melaporkan kejadian tersebut sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: