Jalur Dieng via Bawang Batang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Bahaya Rem Blong

Jalur Dieng via Bawang Batang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Bahaya Rem Blong

Jajaran Polsek Bawang dari Polres Batang memastikan jalur di pegunungan, khususnya menuju Dieng-ist-

BATANG, diswayjateng.id - Jalur alternatif menuju kawasan wisata Dieng melalui Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, masih menjadi favorit para pelintas.

Kawasan yang dikenal sebagai Tol Kayangan itu mulai ramai dikunjungi pengendara sepeda motor di masa liburan Iduladha 1447 H/2026.

Mereka sengaja berhenti menikmati panorama pegunungan dan kabut khas jalur Bawang-Dieng. Pemandangan alam tersebut bahkan sempat viral di media sosial.

Kapolres Batang AKBP Veronica melalui Kapolsek Bawang, AKP Slamet Riyanto, mengatakan wilayah Bawang sebenarnya bukan destinasi wisata utama.

BACA JUGA: Di Batang, Limbah Bisa Serap Tenaga Kerja di Aulia Nabila Craft

BACA JUGA: Olah Limbah Jadi Produk Premium, UMKM Milik Tazus Juga Bawa Ecoprint Batang ke Nasional

Namun arus kendaraan menuju Dieng tetap ramai melintasi kawasan tersebut.

“Untuk wilayah Polsek Bawang sendiri sebenarnya tidak ada tempat wisata utama, hanya jalur perlintasan menuju Dieng,” kata AKP Slamet Riyanto di kantornya, Kamis 28 Mei 2026

“Yang cukup ramai itu di kawasan Tol Kayangan karena banyak pengendara berhenti untuk swafoto dan menikmati pemandangan,” lanjutnya.

Menurutnya, pengendara sepeda motor masih mendominasi jalur menuju Dieng melalui Bawang. Mayoritas wisatawan penasaran dengan suasana kabut dan panorama pegunungan di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Gerebek Warung Madura, Satpol PP dan Petugas Gabungan Sita 11 Ribu Batang Rokok Ilegal

BACA JUGA: SPMB Batang 2026 Berubah, SD Daftar Online dan SMP Pakai TKA

“Karena memang pemandangannya bagus, terutama pengendara motor masih sering ke sini. Mereka ingin tahu seperti apa Tol Kayangan itu, apalagi kalau ada kabut,” tambahnya.

Meski ramai dilintasi wisatawan, polisi mengingatkan kondisi jalan menuju Dieng cukup ekstrem. Jalur tersebut memiliki banyak tanjakan dan turunan tajam. Kondisi itu rawan memicu kecelakaan lalu lintas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait