Di Batang, Limbah Bisa Serap Tenaga Kerja di Aulia Nabila Craft

Di Batang, Limbah Bisa Serap Tenaga Kerja di Aulia Nabila Craft

Siti Tazus Salimah menunjukkan ecoprint karyanya dari pewarna alami-Disway Jateng/ Bakti Buwono-

BATANG, diswayjateng.id - UMKM kreatif bisa membantu masyarakat di tengah sulitnya lapangan pekerjaan dan persaingan industri modernvbagi masyarakat daerah.

Siti Tazus Salimah menjadi salah satu contohnya bagaimana usaha berbasis kreativitas mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Pengusaha UMKM bernama Aulia Nabila Craft itu kini melibatkan warga dalam produksi kerajinan limbah dan ecoprint.

"Saya juga memiliki tim inti sekitar 15 orang yang mayoritas berlatar belakang guru dan ibu rumah tangga,"tuturnya belum lama ini.

BACA JUGA: Enam Tahun Dibina BRI, UMKM Limbah Asal Batang Ini Tembus Inacraft

BACA JUGA: SPMB Batang 2026 Berubah, SD Daftar Online dan SMP Pakai TKA

Masing-masing memiliki tugas berbeda dalam proses produksi ecoprint maupun mengolah kerajinan dari bahan limbah.

Untuk produksi tekstil ecoprint ada yang bertugas mencuci kain, melakukan proses mordan, hingga penempelan daun sebelum pengukusan.

Pembagian kerja itu membuat proses produksi berjalan lebih efisien.

Usaha yang dirintisnya kini bukan lagi sekadar bisnis rumahan, tetapi mulai berkembang menjadi ekosistem kerja kreatif berbasis komunitas.

BACA JUGA: Datangi Tokyo, KEK Industropolis Batang Tawarkan Ekosistem Industri ke Investor Jepang

BACA JUGA: PLTU Batang Salurkan 31 Hewan Kurban ke Nelayan hingga Ponpes

Kemampuannya juga dilirik oleh Disnaker Kabupaten Batang. 

Melalui kerja sama dengan Disnaker, ia pernah menjadi mentor untuk mendidik 40 calon tenaga kerja agar bisa menganyam produk.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait