Pengakuan Mengejutkan Pengantin Wanita di Pati Kabur Jelang Akad Nikah
Nayla enggan menikah dengan calon suaminya padahal telah bertunangan. --
PATI, diswayjateng.id- Pemicu kaburnya pengantin wanita di PATI Jawa Tengah yang menyedot perhatian masyarakat, ternyata bukan karena faktor perjodohan. Sebab selama ini, kabar tersebut banyak beredar.
Alasan pengantin wanita bernama Nayla Anik Setyawati cukup simpel. Ia tidak mau melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan dengan calon suaminya yang sudah dipersiapkan dengan matang.
Gadis berusia 19 tahun asal Desa Tanjungsari, Kecamatan Tlogowungu Pati ini, memilih kabur meninggalkan Muhammad Musalim (31) yang telah siap duduk di kursi pelaminan.
Nayla nekat meninggalkan rumah pada Kamis (23/6/2026) pada pukul 03.00 WIB, sesaat menjelang proses akad nikah yang rencana dilangsungkan pada pukul 09.00. 
Kapolsek Tlogowungu Pati AKP Mujahid --
Ia kabur bersama pria lain yang ternyata kekasih gelapnya. Aksi itu dilakukan Nayla di tengah keluarga besarnya sibuk mempersiapkan hajatan pernikahannya.
Alasan itu terungkap usai Nayla dan Davin Febriansyah ditangkap polisi, saat kabur dan bersembunyi di sebuah hotel di Jepara pada Sabtu (23/6/2026). Nayla mengaku terang terangan kepada polisi terkait alasan memilih kabur.
Aksi pelarian tersebut, murni datang dari inisiatif Nayla Anik Setiawati. Ia tidak mau lagi menikah dengan calon suaminya yang usianya terpaut 12 tahun.
Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama menyebut, bahwa Nayla melarikan diri secara sadar dengan cara meminta bantuan kepada seorang rekan prianya berinisial DF (18).
"Jadi, karena mempelai perempuan tidak menghendaki, pada dini harinya mempelai perempuan tersebut melarikan diri dengan meminta bantuan atau pertolongan kepada rekan pria-nya," ujar Dika, Sabtu (23/5).
Dika memaparkan, Nayla dan Davin sempat melarikan diri ke Kabupaten Kudus. Selanjutnya mereka menginap dua malam di Hotel RedDoorz Near, Jalan Nusa Indah, Desa Kedungcino Jepara.
Jejak pelarian Nayla dan Davin akhirnya terendus polisi. Mereka berdua tengah berada di kamar hotel, saat tim Satreskrim Polresta Pati dan Polres Jepara menangkapnya pada Sabtu (22/5/2026).
"Jalan-jalan ke Kudus dulu, (kemudian) dua malam (menginap) di hotel Jepara tersebut," tutur Dika.
Karena panik bercampur malu, Siti Munawaroh (36) dan Sugiyanto (52) selaku orang tua Nayla, melaporkan ke polisi untuk membantu mencari keberadaan putrinya.
Dari pantauan di lokasi hajatan pada Kamis (21/5/2026), sejumlah vendor pernikahan yang sebelumnya telah dipesan jauh hari telah siap bekerja seuai tugasnya masing masing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
