Warga Duplak dan Sumanding Jepara Kini Tak Terisolasi Pasarkan Hasil Bumi

Warga Duplak dan Sumanding Jepara Kini Tak Terisolasi Pasarkan Hasil Bumi

Pembukaan jalur alternatif Duplak–Sumanding Jepara untuk membuka akses ekonomi warga. --

JEPARA, diswayjateng.id- Warga Desa Duplak di Kecamatan Tempur dan Desa Sumanding Kecamatan Kembang JEPARA, kini tidak lagi kesulitan dalam memasarkan komoditi kopi dari hasil perkebunan. Sebab, jalur alternatif penghubung akses ekonomi telah dibangun di lokasi itu. 

Keberadaan jalur alternatif ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru di sejumlah desa yang berada di lereng Pegunungan Muria itu. Selain itu, juga mendukung pengembangan potensi wisata alam dan perkebunan kopi. 

Pembukaan jalur tersebut menjadi momen bersejarah. Serta jawaban atas harapan panjang masyarakat Desa Duplak dan Desa Sumanding. Sebab selama ini mendambakan akses penghubung alternatif antarwilayah. 
Rombongan Pemkab Jepara menyaksikan pembukaan jalur alternatif --

Dengan dibukanya jalur baru tersebut, masyarakat kini dapat lebih mudah melakukan mobilitas dari Sumanding menuju Duplak maupun sebaliknya. 

Kehadiran akses jalan ini juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru serta mendukung pengembangan potensi wisata alam dan perkebunan kopi di kawasan tersebut.

Bupati Jepara Witiarso bersama rombongan, menelusuri langsung jalur alternatif tersebut. Witiarso mengaku senang dan bersyukur, karena impian masyarakat akhirnya dapat terwujud.

“Jalan alternatif Duplak–Sumanding yang selama ini menjadi harapan masyarakat akhirnya bisa dibuka. Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran dan masyarakat yang telah mendukung sehingga akses ini dapat terwujud,” ujar Witiarso.

Keberadaan jalan baru ini, kata Witiarso, mempermudah akses transportasi masyarakat. Namun juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa.

Bupati pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Semoga dengan adanya jalan ini masyarakat bisa semakin maju, perekonomian berkembang lebih luas, dan potensi desa dapat terus tumbuh,” tambahnya.

Pembukaan jalur alternatif Duplak–Sumanding juga menjadi bagian komitmen pemkab setempat meningkatkan konektivitas antarwilayah. Manfaat lainnya, mendorong pemerataan pembangunan hingga kawasan pedesaan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait