Target 20 Kursi DPRD di Pileg 2029, Alarm Bahaya Bagi Rival Politik
Musyawarah anak cabang PDIP Sragen. (Mukhtarulhafidh/diswayjateng.id)--Mukhtarul Hafidh / diswayjateng.id
SRAGEN, diswayjateng.id – Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada Rabu (20/5) menjadi momentum DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sragen untuk membakar semangat kadernya. Bertempat di Gedung Sasana Manggala Sukawati (SMS) Sragen, partai berlambang banteng moncong putih tersebut menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 20 kecamatan. Agenda ini sekaligus menjadi gong awal bagi PDIP untuk bangkit dan merebut kembali kursi bupati pada pilbup mendatang.
Tak tanggung-tanggung, dalam menyongsong Pemilu 2029 nanti, banteng Sragen memasang target tinggi. Mereka membidik sapu bersih kemenangan, mulai dari Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng, hingga Pemilihan Presiden (Pilpres). Di tingkat lokal, PDIP Sragen menargetkan raihan minimal 20 kursi di DPRD Sragen, naik signifikan dari perolehan saat ini yang menyentuh 15 kursi.
BACA JUGA: Ijazah Ditahan karena Nunggak, 14 Siswa di Tegal Akhirnya Bisa Bernapas Lega
BACA JUGA: 1.569 Personel Gabungan Kawal Demo Ojol di Semarang, Polisi Utamakan Pendekatan Humanis
Ketua DPC PDI Perjuangan Sragen, Untung Wibowo Sukawati, secara jantan mengakui bahwa pada kontestasi politik sebelumnya, partai belum beruntung di jalur Pilpres, Pilgub, maupun Pilbup Sragen, meskipun sukses mengamankan 15 kursi legislatif dengan torehan 193.130 suara. Karena itu, Musancab serentak ini dinilai sebagai titik balik yang krusial.
"Target kami ke depan minimal 20 kursi dari 20 kecamatan. Idealnya, satu kecamatan ada satu anggota fraksi. Biar nanti teman-teman struktural bisa bergerak serempak dan leluasa di lapangan," ujar pria yang akrab disapa Mas Bowo tersebut.
Bowo melaporkan, antusiasme kader sangat tinggi dalam konsolidasi kali ini. Dari total 844 undangan, sebanyak 700 kader struktural memadati lokasi acara. Beberapa yang absen dikonfirmasi karena bentrok dengan jam kerja.
Terkait perombakan struktural, Mas Bowo meminta seluruh kader dari tingkat akar rumput hingga kabupaten untuk tegak lurus mengamankan siapapun nama yang nantinya mendapat rekomendasi dari DPD partai. "Apapun keputusan DPD yang diambil, wajib hukumnya untuk diamankan. Kita tetap dalam satu rampak barisan, tidak ada yang ditinggalkan," tegasnya optimis.
Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Sumanto, yang hadir memberikan pengarahan, menegaskan bahwa Musancab serentak di Sragen ini mencatatkan sejarah baru. Ini menjadi Musancab pertama yang digelar di wilayah Solo Raya sebagai kelanjutan dari amanat Kongres Partai di Bali serta Konferda di Semarang.
Sumanto menjelaskan berikutnya akan digelar Musancab di Klaten. Jawa Tengah merampungkan musancab hingga tanggal 26 Mei mendatang untuk 35 kabupaten/kota. "Mereka yang terpilih sudah melalui proses panjang dan mereka punya kemampuan untuk memenangkan partai," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
