Setiap Hari Susuri Rel 677 Kilometer, 118 Petugas KAI Daop 4 Semarang Jadi Garda Keselamatan Kereta Api
Sebanyak 118 Petugas Pemeriksa Jalur KAI Daop 4 Semarang diterjunkan setiap hari untuk memeriksa rel sepanjang 677 kilometer demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.-dok. KAI Daop 4 Semarang-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com- Sebanyak 118 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang dikerahkan setiap hari untuk melakukan pemeriksaan jalur rel sepanjang 677 kilometer demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah operasional Daop 4 Semarang.
Pemeriksaan jalur kereta api tersebut dilakukan secara rutin dengan menyusuri lintasan rel yang membentang dari wilayah Tegal, Kota Semarang, hingga Blora dan lintas selatan menuju Stasiun Gundih, Kabupaten Grobogan. Sebanyak 43 stasiun aktif berada dalam cakupan pengawasan petugas pemeriksa jalur KAI Daop 4 Semarang tersebut.
Dalam pelaksanaannya, setiap petugas pemeriksa jalur diwajibkan melakukan inspeksi langsung dengan berjalan kaki sejauh sekitar 7 kilometer pada petak rel yang menjadi tanggung jawabnya. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi rel, bantalan, sambungan rel, wesel, baut pengikat hingga area sekitar jalur yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan keselamatan perjalanan kereta api sangat bergantung pada ketelitian petugas pemeriksa jalur dalam memastikan seluruh prasarana tetap berada dalam kondisi laik operasi.
“Petugas Pemeriksa Jalur merupakan garda terdepan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Mereka setiap hari melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi rel dan lingkungan sekitar jalur guna memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Luqman dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/5/2026).
Dalam pemeriksaan harian tersebut, berbagai potensi gangguan turut dipantau, mulai dari longsoran tanah, genangan air, pohon tumbang hingga aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel yang dapat memengaruhi operasional perjalanan kereta api.
Selain dilakukan secara visual, pemeriksaan jalur rel juga didukung menggunakan Kendaraan Perawatan Jalur (KPJ) yang dilengkapi alat pengukur geometri rel. Peralatan tersebut digunakan untuk mendeteksi ketidaksempurnaan jalur yang tidak dapat terlihat secara kasat mata.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


