Pemuda Asal Tegal Jadi Korban ke-18 Tragedi Bus ALS Terbakar

Pemuda Asal Tegal Jadi Korban ke-18 Tragedi Bus ALS Terbakar

TIBA DI RUMAH DUKA - Jenazah korban kecelakaan Bus ALS, Muhammad Tahrul Hubaidi, tiba di rumah duka, Desa Dermasandi, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Minggu (10/5/2026) dini hari. --

SLAWI, diswayjateng.com - Kabar duka datang dari pemuda asal Tegal yang jadi korban ke-18 tragedi Bus ALS terbakar.

Tangis pecah di rumah duka di Desa Dermasandi, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Minggu (10/5/2026) dini hari. 

Ambulans yang membawa jenazah Muhammad Tahrul Hubaidi (31) baru saja tiba setelah menempuh perjalanan panjang dari Sumatera Selatan.

Kedatangan jenazah korban kecelakaan maut Bus ALS disambut isak tangis keluarga, kerabat, dan warga yang sejak malam telah menunggu penuh harap sekaligus duka.

Tahrul menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi mengerikan antara Bus ALS dan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) lalu. 

Namun nasibnya berbeda dengan korban lain yang meninggal di lokasi kejadian. Warga Desa Dermasandi itu sempat bertahan hidup selama dua hari sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Jumat (8/5/2026) siang.

Korban tercatat sebagai korban meninggal dunia ke-18 dalam kecelakaan maut tersebut.

Suasana duka begitu terasa di rumah keluarga korban. Tangisan tak terbendung ketika peti jenazah diturunkan dari ambulans.

Beberapa anggota keluarga terlihat histeris memeluk keranda jenazah. Warga sekitar juga berdatangan untuk memberikan doa dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

Menurut pihak keluarga, Tahrul sebelumnya berangkat dari Tegal pada Senin lalu menuju Bukittinggi, Sumatera Barat.

Ia berniat mengadu nasib untuk bekerja di sebuah rumah makan ikan bakar bersama rekannya sesama warga Desa Dermasandi, Bahrul Ulum (31).

Namun perjalanan mencari rezeki itu justru berubah menjadi tragedi memilukan.

Bus yang mereka tumpangi mengalami tabrakan hebat dengan truk tangki BBM hingga memicu kebakaran besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: