Summer Course UNNES Bikin Mahasiswa Asing Jatuh Cinta pada Budaya Semarang
Sejumlah mahasiswa asing melukis caping pada Summer Course UNNES 2026 di desa wisata Kandri, Kota Semarang. Acara tersebut diikuti kurang lebih 134 peserta dari 28 negara -Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com — Suasana cerah di Desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, pada siang itu dipenuhi tawa mahasiswa asing dari berbagai negara. Topi caping yang biasanya digunakan petani di sawah, kali ini disulap menjadi kanvas warna-warni oleh ratusan peserta program Summer Course Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) UNNES.
Di antara peserta yang terlihat paling serius adalah Radwa, mahasiswa asal Sudan Afrika Utara. Bunga berwarna merah dengan corak titik-titik kecil tampak digambar hati-hati di permukaan caping miliknya. Kegiatan budaya yang digelar dalam program Summer Course UNNES di Desa Wisata Kandri Semarang itu pun menjadi pengalaman baru yang disebutnya sangat berkesan.
Program pertukaran budaya tersebut diikuti sekitar 134 hingga 136 peserta dari 28 negara. Beragam kegiatan budaya Indonesia diperkenalkan, mulai dari membatik khas Semarang, belajar tari tradisional, melukis caping, hingga turun langsung ke area persawahan.
Kegiatan itu tidak hanya dijadikan ajang wisata budaya, tetapi juga dirancang sebagai ruang interaksi mahasiswa internasional untuk memahami keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat nilai inklusivitas.

Sejumlah mahasiswa asing melukis caping pada Summer Course UNNES 2026 di desa wisata Kandri, Kota Semarang. Acara tersebut diikuti kurang lebih 134 peserta dari 28 negara -Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
Pengalaman membatik di Semarang disebut menjadi salah satu aktivitas paling membekas bagi Radwa. Ia mengaku semakin menghargai seni batik setelah mengetahui proses pembuatannya yang panjang dan rumit.
“Aku sangat menyukainya. Aku merasa lebih menghargai batik karena prosesnya sangat panjang dan sulit, dan hasilnya juga sangat cantik.,” ujar Radwa kepada Diswayjateng.id, Kamis, 7 Mei 2026.
Kekaguman itu disampaikan setelah dirinya mengikuti rangkaian kegiatan Summer Course UNNES 2026 yang digelar selama dua hari. Selain membatik, peserta juga diajak mempelajari tarian khas Semarang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



