Pekerja Proyek Kopdes Merah Putih di Grobogan Tewas Diduga Tersengat Listrik
Petugas kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di proyek pembangunan Kopdes Merah Putih Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Sabtu (2 Mei 2026). (Dok Polsek Gubug)--
GROBOGAN, diswayjateng.com - Seorang pekerja proyek pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau KDMP di Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten GROBOGAN, Jawa Tengah, dilaporkan tewas pada Sabtu (2/5/2026).
Dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2 Mei 2026) Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto menyebut, korban berasal dari Desa Wedoro, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. Pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan.
“Anggota kami pun langsung ke lokasi untuk pengamanan serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” katanya.
AKP Anang mengungkapkan, korban diduga tersengat listrik saat bekerja di area proyek tersebut. Saat kejadian, korban bersama dua saksi, Gunawan Setyo Aji (18) dan Aris Wijiantoro (42), sedang melakukan pengecatan.
"Peristiwa bermula saat korban serta saksi memindahkan rangka atap besi. Rangka tersebut tiba-tiba tergelincir dan mengenai dada korban," ujarnya.
Saat pemeriksaan oleh petugas, AKP Anang melanjutkan, diketahui ujung rangka besi menindih mesin gerinda yang masih terhubung dengan arus listrik. Kondisi kabel yang terkelupas diduga menjadi pemicu hingga korban tersengat listrik.
"Saksi kemudian memutus aliran listrik untuk mencegah risiko lanjutan," sebutnya.
AKP Anang menerangkan, korban pun sempat dilarikan ke Puskesmas Gubug II untuk menjalani pemeriksaan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan medis, korban diketahui mengalami luka lecet di dahi serta memar pada telapak tangan.
"Dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban," imbuhnya.
Lebih lanjut, AKP Anang menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti, meliputi mesin gerinda, rangka besi holo, serta kabel listrik yang rusak untuk kepentingan penyelidikan.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


