BGN Stop Operasional SPPG Pilangwetan Demak, Polisi Kawal Kasus Keracunan MBG

BGN Stop Operasional SPPG Pilangwetan Demak, Polisi Kawal Kasus Keracunan MBG

Humas Polres Demak menggelar paparan perkara dugaan keracunan MBG yang dialami ratusan santri. --

DEMAK, diswayjateng.com- Kejadian Luar Biasa keracunan massal yang dialami ratusan santri di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, disikapi serius oleh aparat kepolisian setempat. 

Peristiwa yang mengakibatkan ratusan santri hingga harus dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan ini, diduga usai mereka mengkonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Minggu (19/4/2026). 

Menu MBG itu dibagikan sehari sbelumnya oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Khidmatul Ummah Madani di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung. 

Gerak cepat kemudian dilakukan aparat Polres Demak. Aparat mengambil langkah usai menerima laporan masyarakat terkait gangguan kesehatan yang dialami ratusan santri. 

“Kepolisian turun ke lokasi atas aduan masyarakat terkait adanya sejumlah warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan, " ujar Pelaksana Harian Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Kuntoro. 

Kuntoro menyebut, langkah awal dengan menjaga status quo guna memudahkan proses penyelidikan yang sedang dilakukan polisi. 
Koordinator Wilayah SPPG Demak, Ali Muzani memohon maaf ke masyarakat atas insiden keracunan MBG. --

Penjelasan ini dipaparkan Kuntoro, saat konferensi pers di ruang gelar perkara Satreskrim Polres Demak pada Kamis (23/4/2026). 

"Kami juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak termasuk dari penerima manfaat MBG, " tuturnya. 

Dari hasil keterangan sementara, kata Kuntoro, proses pengolahan makanan telah sesuai prosedur. Selain itu, tidak ditemukan indikasi mencurigakan dari segi aroma dan kondisi makanan saat dikonsumsi. 

"Keterangan tersebut juga diungkapkan oleh penerima manfaat dalam hal ini pihak sekolah, " imbuhnya. 

Meski demikian, Kuntoro mengaku belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian tersebut.

“Pihak kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah,” tukasnya. 

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Demak, Ali Muzani, menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat atas insiden tersebut.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kebonagung," ujar Ali. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait