360 Calhaj Kloter 1 Kabupaten Tegal Dilepas Penuh Haru

360 Calhaj Kloter 1 Kabupaten Tegal Dilepas Penuh Haru

PELEPASAN - Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, melepas keberangkatan 360 calhaj ke tanah suci, Senin (20/4/2026) malam.--

SLAWI, diswayjateng.com – Suasana haru dan doa menyelimuti halaman pendopo saat 360 calon jemaah haji (Calhaj) Kloter 1 asal Kabupaten Tegal diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan, Senin (20/4/2026) malam.

Pemberangkatan ini menjadi langkah awal perjalanan panjang menuju Tanah Suci sebelum para jemaah melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Rombongan Kloter 1 ini merupakan bagian dari total 1.482 calon jemaah haji Kabupaten Tegal tahun 1447 H/2026 M yang terbagi dalam lima kelompok terbang. Sejak sore hari, keluarga telah memadati lokasi pemberangkatan. 

Tangis haru, pelukan hangat, dan lantunan doa mengiringi langkah para jamaah yang satu per satu menaiki bus.

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, hadir langsung melepas keberangkatan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan rangkaian ibadah.

"Perjalanan ini bukan hanya perjalanan fisik yang panjang, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Jaga kesehatan, jaga kebersamaan, dan patuhi arahan petugas,” pesannya.

Dia menyatakan, bahwa ibadah haji membutuhkan stamina prima karena rangkaian kegiatannya cukup padat dan menguras energi. Terlebih, cuaca di Tanah Suci berbeda jauh dengan kondisi di tanah air.

Karena itu, para jemaah diminta disiplin dalam menjaga pola makan, istirahat, serta rutin berkomunikasi dengan petugas pendamping.

“Pemerintah daerah sudah menyiapkan tim pendamping, termasuk tenaga kesehatan. Jangan ragu melapor jika ada keluhan. Keselamatan dan kesehatan panjenengan semua menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Menurutnya, keberangkatan jemaah ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum yang sarat makna bagi masyarakat. Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Kabupaten Tegal dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji mabrur.

Di antara ratusan jemaah, kisah haru datang dari Misbah (50), warga Kecamatan Talang. Ia mengaku bersyukur akhirnya bisa berangkat tahun ini melalui pelimpahan porsi dari orang tuanya yang telah meninggal dunia.

“Ini amanah dari orang tua saya. Sudah lama menunggu giliran. Yang terpenting bagi saya adalah niat dan tekad untuk beribadah dengan sungguh-sungguh,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Misbah mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari, baik secara fisik maupun mental. Ia rutin berolahraga ringan, menjaga pola makan, dan mengikuti manasik haji dengan serius agar tidak mengalami kesulitan saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Saya banyak belajar dari pengalaman jemaah yang sudah pernah berangkat. Katanya yang penting sabar, jangan panik, dan selalu bersama rombongan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: