Curhatan Guru PAUD Batang Soal Honor Mengajar Anak Usia Dini
Halal bihalal Himpaudi Kabupaten Batang, Senin 20 April 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.com — Di balik peran besar membentuk karakter anak sejak usia dini, guru PAUD di BATANG justru menghadapi kenyataan pahit: honor rendah dan pencairan yang kerap terlambat.
Fakta ini mencuat dari pengakuan sejumlah guru yang telah bertahun-tahun mengabdi di dunia pendidikan anak usia dini.
Meta (40), guru PAUD yang telah mengajar selama 20 tahun, mengungkapkan bahwa honor dari pemerintah daerah memang ada, tetapi sering tidak tepat waktu.
“Kalau dari pemerintah daerah itu memang ada, tapi sering telat. Harusnya tiga bulan sekali, tapi kadang sampai empat bulan baru cair,” ujarnya, Senin 20 April 2026.
BACA JUGA: Ribuan Warga Rentan Batang Terima Bansos, Mulai dari Lansia hingga Disabilitas
BACA JUGA: Berangkat Kerja, Karyawati Pabrik Teh Batang Nyaris jadi Korban Jambret
Ia menyebutkan, honor yang diterimanya sekitar Rp300 ribu per bulan.
Jumlah tersebut dinilai jauh dari layak jika dibandingkan dengan tanggung jawab besar dalam mendidik anak usia dini.
Keluhan serupa disampaikan Meka (35), yang telah mengajar selama 11 tahun.
Ia mengakui kondisi kesejahteraan guru PAUD masih jauh dari ideal, terutama bagi yang mengajar di lembaga swasta.
BACA JUGA: Di Balik Padi Biosalin, Cerita Swadaya Petani Batang dan Dukungan BI Olah Lahan Rob
BACA JUGA: Dugaan Pelecehan di Kawasan Industri Batang Disorot DPR RI, Kemnaker Turun Tangan
“Kalau untuk honor swasta, mohon maaf tidak etis saya sampaikan. Tapi memang harapannya ke depan bisa lebih layak,” katanya.
Tak hanya soal honor, minimnya pelatihan juga menjadi sorotan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: