Berangkat Kerja, Karyawati Pabrik Teh Batang Nyaris jadi Korban Jambret
Rekaman cctv aksi penjambretan yang gagal di Desa Kecepak, Kabupaten Batang, Jumat 17 April 2026-ist-
BATANG, diswajateng.com— Seorang karyawati pabrik teh di BATANG nyaris menjadi korban penjambretan saat berangkat kerja di jalur sepi kawasan Desa Kecepak, Kecamatan/Kabupaten BATANG.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.38 WIB di pertigaan Jalan Kyai Sambong, tepatnya di depan SMP Negeri 8 Batang pada Jumat 17 April 2026.
Korban, Mai Indah Safitri (23), warga Desa Cepokokuning, saat itu mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara. Di tengah perjalanan, ia tiba-tiba dipepet dua pria tak dikenal yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy merah hitam.
Keduanya langsung mencoba merampas tas putih milik korban dengan paksa. Kasatreskrim Polres Batang, Iptu Albertus Sudaryono, menjelaskan aksi berlangsung cepat dan brutal.
BACA JUGA: Di Balik Padi Biosalin, Cerita Swadaya Petani Batang dan Dukungan BI Olah Lahan Rob
BACA JUGA: Perumda Sendang Kamulyan Batang Masuk 5 Besar PDAM Terbaik Jateng, Ini Skornya
“Pelaku berusaha menarik tas korban hingga sobek, bahkan sempat terjadi kontak fisik sampai keduanya terjatuh,” ujarnya.
Dalam kondisi panik, korban berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Teriakan itu membuat pelaku panik dan memilih melarikan diri ke arah utara tanpa hasil.
Upaya penjambretan pun gagal, dan pelaku tidak berhasil membawa barang milik korban. Akibat insiden tersebut, korban hanya mengalami luka ringan berupa lecet di lengan kanan.
Secara terpisah, Kapolsek Batang Kota AKP Hozali membenarkan kejadian tersebut sebagai tindak pidana penjambretan atau curas.
“Benar, telah terjadi penjambretan di wilayah Kecepak,” tegasnya.
BACA JUGA: Batang Siapkan Peta Investasi Digital, Tampilan Berbasis GIS
BACA JUGA: Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Batang, 15 ABK Selamat Setelah Terapung 1,5 Jam
Polisi juga mencatat dua saksi di lokasi, yakni penjaga sekolah dan warga sekitar yang berada tidak jauh dari titik kejadian. Namun hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

