TKA SMP Kota Semarang Nyaris 100 Persen, Ujian Digital Tanpa Kendala dari Hari Pertama
Pelaksanaan TKA SMP Kota Semarang berlangsung lancar dengan partisipasi siswa mencapai 99,5 persen.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP Kota Semarang dilaporkan berjalan lancar sejak hari pertama hingga hari kedua. Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP Kota Semarang tersebut diikuti hampir seluruh siswa, dengan tingkat kehadiran yang tercatat mendekati 100 persen.
Dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP Kota Semarang, tidak ditemukan kendala teknis yang berarti. Proses ujian berbasis komputer tersebut disebut telah dipersiapkan secara matang oleh sekolah-sekolah penyelenggara, sehingga seluruh tahapan dapat dijalankan dengan tertib.
Tingginya partisipasi dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP Kota Semarang juga telah dikonfirmasi oleh Dinas Pendidikan setempat. Dari total 11.185 siswa SMP Negeri yang terdaftar, sebanyak 99,5 persen dilaporkan mengikuti ujian tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP Kota Semarang telah berlangsung sesuai dengan perencanaan tanpa gangguan signifikan.
“Pelaksanaan hari pertama berjalan tertib, aman, dan lancar. Secara teknis tidak ada kendala yang signifikan, dan seluruh sekolah pada dasarnya sudah siap,” ujar Ahsan, Selasa 7 April 2026.
Kesiapan pelaksanaan ujian tersebut, menurutnya, telah didukung oleh pengalaman sekolah dalam menyelenggarakan ujian berbasis komputer sebelumnya. Sistem digital yang digunakan dalam TKA dinilai bukan hal baru bagi sekolah maupun siswa.
“TKA ini menjadi alat untuk melihat kemampuan akademik siswa, terutama sebagai bekal melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi melalui jalur prestasi. Di sisi lain, ini juga bisa menjadi pemicu bagi siswa untuk belajar lebih giat,” jelasnya.
Meskipun tidak bersifat wajib, keikutsertaan siswa tetap tinggi. Kondisi ini dinilai mencerminkan antusiasme siswa dan sekolah terhadap pelaksanaan evaluasi akademik tersebut.
“Kalau 100 persen berarti wajib, sementara ini tidak wajib. Tapi memang partisipasinya sangat tinggi,” tambah Ahsan.
Sementara itu, kesiapan teknis di tingkat sekolah juga telah dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan. Kepala SMP Negeri 12 Semarang, Rini Rusmiasih, menyebut seluruh sarana dan pendukung telah disiapkan secara optimal.
“Alhamdulillah pelaksanaan hari pertama berjalan dengan baik dan lancar. Anak-anak bahkan sudah hadir satu jam sebelum ujian dimulai. Tim panitia juga sudah menyiapkan pendampingan sebelum siswa masuk ke ruang laboratorium komputer,” ungkapnya.
Pelaksanaan TKA tahun ini juga telah diintegrasikan dengan Asesmen Nasional. Sejumlah instrumen tambahan seperti survei karakter dan survei lingkungan belajar turut disertakan dalam satu sistem pelaksanaan.
“Sekarang jadi satu. Selain soal TKA, juga ada survei karakter dan lingkungan belajar,” kata Rini.
Pengawasan ujian juga telah diperketat dengan penggunaan kamera di setiap ruang ujian yang terhubung secara daring. Sistem ini diterapkan untuk menjaga transparansi serta memastikan pelaksanaan ujian berlangsung sesuai aturan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




