Posyandu Dituntut Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Timbang Balita

Posyandu Dituntut Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Timbang Balita

MELANTIK - Ketua TP PKK Kabupaten Tegal, Ny. Nilna Almuna Ischak Maulana Rohman, saat melantik dan memimpin serah terima jabatan Ketua TP PKK Kecamatan sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan di Gedung PKK Kabupaten Tegal, Slawi, Selasa (31/3/2026)--

SLAWI, diswayjateng.com – Peran Posyandu di Kabupaten Tegal didorong naik kelas. Tak lagi sekadar melayani kesehatan ibu dan anak, Posyandu kini dituntut menjadi garda terdepan pelayanan dasar yang terintegrasi di tingkat desa.

Penegasan itu disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tegal, Ny. Nilna Almuna Ischak Maulana Rohman, saat melantik dan memimpin serah terima jabatan Ketua TP PKK Kecamatan sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan di Gedung PKK Kabupaten Tegal, Slawi, Selasa (31/3/2026).

Posyandu harus mampu menjadi garda terdepan pelayanan dasar yang terintegrasi di tingkat desa,” tegas Nilna.

Menurutnya, transformasi Posyandu saat ini menuntut perluasan peran yang lebih luas dan strategis. Tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga ikut mendukung enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni sektor kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan rakyat, pekerjaan umum, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Dengan peran yang semakin kompleks itu, Nilna meminta para ketua yang baru dilantik agar tidak berlama-lama beradaptasi. Mereka diminta segera mengakselerasi program kerja, memastikan setiap kegiatan berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.



“Segera bergerak. Pastikan program yang dijalankan benar-benar berdampak dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan ini mencakup 14 kecamatan dan menjadi bagian dari penguatan kelembagaan PKK dan Posyandu di tingkat kecamatan. Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Tegal oleh Sekretaris TP PKK, Siti Aminah.

Dalam keputusan tersebut, para pejabat lama diberhentikan dengan hormat disertai apresiasi atas pengabdian mereka, sekaligus menetapkan pejabat baru untuk melanjutkan kepemimpinan.

Selanjutnya, dibacakan pula keputusan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tegal terkait pemberhentian dan pengangkatan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Tegal Nomor 800.1.3.3/28 Tahun 2026 tentang pengangkatan dan pengukuhan jabatan administrasi dan pengawas, termasuk rotasi sejumlah camat.

Dalam kesempatan itu, Nilna juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan. Ia berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian yang sudah ada.

“Selamat kepada para ketua yang baru dilantik. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat sebelumnya atas pengabdian yang telah diberikan,” ucapnya.

Ia menegaskan, jabatan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu memiliki peran strategis dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga. Karena itu, dibutuhkan komitmen, sinergi, serta kepemimpinan yang responsif dalam menggerakkan 10 Program Pokok PKK.

Posyandu juga diharapkan semakin kuat hingga ke level desa dan dasawisma. Para ketua yang baru dilantik diminta aktif melakukan pembinaan dan mampu menjadi motor penggerak peningkatan partisipasi masyarakat.

Pelantikan ini pun diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran PKK dan Posyandu dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tegal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: