Enam Rumah Roboh Diterjang Angin, PMI Tegal Salurkan Bantuan
BANTUAN - PMI Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan berupa uang dan sembako kepada keluarga korban yang rumahnya rusak akibat angin kencang, Senin (9/3/2026).--
SLAWI, diswayjateng.com – Enam rumah warga di Kabupaten Tegal roboh dan rusak akibat tertimpa pohon serta diterjang angin kencang yang disertai hujan deras. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB itu membuat sejumlah keluarga harus menghadapi kerusakan rumah dengan kerugian puluhan juta rupiah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako. bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, pada Senin (9/3/2026) di beberapa desa yang terdampak.
Iman mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang rumahnya rusak akibat bencana.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PMI kepada masyarakat yang terdampak bencana. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban korban,” ujar Iman.
Salah satu penerima bantuan adalah Sadi, warga RT 02 RW 03 Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah. Rumah miliknya rusak setelah tertimpa pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
PMI memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta serta paket sembako untuk membantu kebutuhan keluarga tersebut.
Kerusakan rumah Sadi diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp20 juta. Meski rumahnya rusak cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Selain Sadi, PMI juga memberikan bantuan kepada Wartono, warga RT 02 RW 03 Desa Dukuhjati Kidul, Kecamatan Pangkah. Rumahnya mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon saat peristiwa angin kencang yang sama.
Namun saat bantuan disalurkan, Wartono tidak berada di rumah karena sedang berada di Semarang untuk mendampingi istrinya yang menjalani perawatan akibat kanker usus di RSUP Dr. Kariadi. Bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta dan paket sembako kemudian dititipkan melalui Ketua RW 03 setempat dengan disaksikan perangkat desa.
“Kami memahami kondisi keluarga Pak Wartono yang saat ini sedang menghadapi ujian berat. Karena itu bantuan kami titipkan melalui Ketua RW agar tetap bisa segera diterima,” kata Iman. Kerusakan rumah Wartono diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta.
Bantuan juga diberikan kepada Bambang Irawan, warga RT 08 RW 03 Desa Bojong, Kecamatan Bojong. Rumahnya mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon saat angin kencang melanda wilayah tersebut. PMI menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta yang disaksikan oleh Sekretaris Desa Bojong. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta.
Masih di Desa Bojong, PMI juga membantu Mustahid, warga RT 02 RW 03, yang rumahnya rusak setelah atapnya terbang diterpa angin kencang. Untuk membantu perbaikan rumah, PMI memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp700 ribu.
Akibat kejadian itu, Mustahid diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp15 juta.
Sementara itu, dua warga lainnya di Desa Bojong juga menerima bantuan setelah dapur rumah mereka ambruk. Kedua warga tersebut adalah Ade Sugianto dan Nadori, yang tinggal di RT 02 RW 02.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: