Perbaikan Pipa Jaringan di Dawuhan Brebes Capai 93 Persen, Sumbaga 85 Persen
ANTRE PELAYANAN – Warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, mengantre pelayanan air bersih yang disuplai Perumda Air Minum Tirta Bahari beberapa waktu lalu.--
BREBES, diswayjateng.com - Perbaikan pipa jaringan di Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, dan Desa Sumbaga, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, terus dikebut oleh PT Tirta Utama Jawa Tengah. Per Kamis (5/3), di Desa Dawuhan, progresnya mencapai 93 persen.
Sedangkan di Desa Sumbaga, 85 persen. Jenis perbaikan yang dilakukan oleh PT Tirta Utama Jawa Tengah beragam. Mulai pembersihan, langsir, dan pengelasan pipa jaringan, hingga pemasangan bronjong.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bahari Endi Widjokongko menerangkan, di Dawuhan, satu titik telah selesai diperbaiki 100 persen.
Titik kedua baru menyentuh 95 persen. Titik ketiga 78 persen. Dan titik keempat 98 persen. Sehingga, secara akumulasi, perbaikannya mencapai angka 95 persen. Sementara di Sumbaga, lebih sedikit. Hanya satu titik dan telah rampung 85 persen.
“Jadi, progresnya untuk Dawuhan selesai 93 persen, Sumbaga 85 persen,” kata Endi.
Pipa jaringan tersebut putus akibat banjir bandang yang melanda beberapa waktu lalu. Di Kota Tegal, wilayah yang terdampak hingga masih sama: sebagian Tegal Selatan, Margadana, Tegal Barat, dan Tegal Timur.
Bantuan air bersih pun terus dikerahkan. Melalui tangki juga disiapkan tandon. Oleh Perumda Air Minum Tirta Bahari, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Jika kondisi normal, Endi melanjutkan, air bersih masuk 200 liter per detik di titik meteran induk batas kota. Menurut Endi, terakhir hanya sekitar 107 liter per detik. Artinya, suplai berkurang setengahnya. Itulah mengapa dikatakan yang terdampak sebagian.
Sebab, sebagian wilayah lainnya masih tetap mendapatkan air bersih. Meski tekanannya tidak sekuat biasanya. Yang jelas, air bersih masih ada. Aliran tidak mati total.
“Masih ada aliran. Sekitar 50 persen,” ungkap Endi. Dalam kesempatan ini, Perumda Air Minum Tirta Bahari tak bosan memohon kepada masyarakat pelanggan untuk terus bersabar. Dengan penuh ketulusan, Perumda Air Minum Tirta Bahari juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga atas pelayanan yang belum maksimal. “Kami mengucapkan mohon maaf atas kondisi dan pelayanan yang belum maksimal,” ucap Endi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
