Pengamanan Sidang Putusan Dua Aktifis AMPB Humanis dan Dialogis di Pengadilan Negeri Pati

Pengamanan Sidang Putusan Dua Aktifis AMPB Humanis dan Dialogis di Pengadilan Negeri Pati

Seribuan aparat gabungan disiagakan mengamankan jalannya sidang aktifis AMPB di PN Pati. --

PATI, diswayjateng.id - Seribuan aparat Polresta Pati dikerahkan dalam mengamankan agenda sidang putusan pemblokiran jalan di Pengadilan Negeri Pati. Dalam kasus ini menyeret dua aktifis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). 

Gelaran sidang ke 13 kalinya di PN setempat, mendapat perhatian banyak pihak. Pengamanan menjelang sidang perkara dengan terdakwa Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto pada Kamis (5/3/2026).

Pengamanan dipusatkan di area Pengadilan Negeri Pati yang berlokasi di Jalan Pantura Pati- Kudus. Selain itu, sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Pati untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan, langkah pengamanan guna memastikan jalannya persidangan berlangsung aman dan tertib. 

“Kami menyiagakan total sekitar 1.349 personel gabungan dari Polresta Pati dan jajaran wilayah eks Karesidenan Pati untuk mengamankan jalannya persidangan,” ujar Jaka. 
Dalam persidangan di PN Pati menyeret dua aktifis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. --

Menurut Kombes Jaka, pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi persidangan, tetapi juga di sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya massa.

 “Personel ditempatkan secara berlapis mulai dari ring terluar hingga area inti pengadilan. agar situasi tetap terkendali,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman tanpa terganggu oleh agenda persidangan yang menyita perhatian publik. 

“Kami ingin memastikan proses hukum berjalan dengan baik dan masyarakat tetap merasa aman,” kata Kombes Jaka.

Selain pengamanan terbuka, aparat juga melakukan langkah preventif dengan meningkatkan patroli dan koordinasi dengan berbagai pihak. 

“Kami juga berkoordinasi dengan unsur TNI, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan,” lanjutnya.

Kapolresta Jaka menambahkan, pelaksanaan sidang tersebut bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Karena itu, pihaknya mengimbau massa untuk tetap menjaga suasana yang damai.

 “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan menjaga kondusivitas wilayah selama bulan Ramadhan,” tuturnya.

Kombes Jaka juga berharap masyarakat saling menghormati dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: