Redam Gejolak Peternak Mandiri Pati, Kementan Janjikan Kuota DOC Adil

Redam Gejolak Peternak Mandiri Pati, Kementan Janjikan Kuota DOC Adil

Direktur Jenderal PKH Kementan rapat bertemu dengan peternak mandiri, perwakilan pengusaha perunggasaan dan Pemkab Pati.--

PATI, diswayjateng.com - Untuk meredam gejolak para peternak mandiri akibat ketidakadilan kuota DOC (Day Old Chick), Pemerintah Pusat akhirnya turun gunung di Kabupaten Pati

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, langsung melakukan pertemuan dengan Pemkab Pati

Rapat yang bertempat di Ruang Pringgitan Pendopo Pati pada Minggu (22/2/2026) ini, untuk mencari solusi atas keluhan para peternak mandiri di wilayah setempat. 

Selain dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, pertemuan ini melibatkan Gabungan Pengusaha Pembibitan Unggas (GPPU).

Kemudian Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Persaudaraan Peternak Mandiri Pati (PPMP), serta perwakilan perusahaan perunggasan. 

Pertemuan kali ini untuk memastikan distribusi dan harga DOC lebih stabil. Dengan demikian, usaha peternak tetap berjalan.

PLT Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memaparkan, kebutuhan DOC di Pati mencapai sekitar 33 juta ekor per tahun dengan lima hingga tujuh siklus pemeliharaan. 

"Namun harga DOC melonjak dari sekitar Rp5 ribu menjadi Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per ekor, menekan biaya produksi peternak, " ujar Chandra. 

Secara nasional, kata Chandra, pasokan DOC dipengaruhi pengaturan populasi induk PS dan GPS (Parent Stock dan Grand Parent Stock) dan induk ayam pembibit penghasil telur tetas. 

Chandra mengakui bahwa distribusi DOC banyak terserap perusahaan integrator, yakni perusahaan perunggasan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Karena itu, peternak mandiri membutuhkan kepastian akses pasokan. 


Kementan janjikan mencukupi suplai DOC bagi peternak mandiri pati--

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda memberikan angin segar bagi kalangan peternak mandiri di Pati. 

“Dan akhirnya, hari ini kita sepakati distribusi 1.000 box DOC per minggu untuk peternak mandiri,” ucap Agung Suganda.

Kesepakatan tersebut dicapai antara PPMP dan perusahaan pembibitan unggas yang tergabung dalam GPPU. Hal ini sebagai respons atas kebutuhan riil peternak di wilayah Pantura, khususnya Kabupaten Pati.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait