Menu MBG Selama Ramadan Rawan Kedaluwarsa, Keracunan SMK 2 Pati Jadi Alarm Keras
Pihak SPPG harus teliti dalam penyediaan makanan kering selama Ramadhan. --
PATI, diswayjateng.com - Peristiwa keracunan massal usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 2 Pati, menjadi peringatan keras bagi para penyedia program MBG di kabupaten setempat.
Kejadian ini menjadi perhatian serius berbagai pihak di Kabupaten Pati. Selain itu, sebagai bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang bagi Satuan Pemenuhan dan Pelayanan Gizi (SPPG).
Peringatan keras itu dilontarkan Ketua Satgas MBG Kabupaten Pati, Risma Ardi Chandra, merespon kasus keracunan massal di SMK Negeri 2 Pati belum lama ini.
Chandra menegaskan, pihak SPPG memberikan makanan kering kepada penerima manfaat selama bulan Ramadhan.
Untuk itu, Chandra mengimbau seluruh pengelola SPPG dan mitra agar lebih teliti. Yakni memastikan masa kedaluwarsa (expired) produk makanan kering.
'"Selain itu, terus menjaga kualitas penyimpanan makanan kering, sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat, " pinta Chandra.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Pati Risma Ardhi Chandra membina Mitra MBG dan SPPG--
Seruan keras itu dilontarkan Risma Ardhi Chandra, saat pertemuan pembinaan Ahli Gizi dan Mitra SPPG di Ruang Penjawi, Setda Kabupaten Pati.
Chandra yang juga Plt. Bupati Pati ini, menegaskan bahwa pembinaan itu penting dilakukan. Langkah tersebut untuk memastikan seluruh pelaksanaan program SPPG berjalan sesuai standar.
"Baik dari sisi keamanan pangan, kualitas menu, hingga proses penyajian dan distribusi, " tegasnya.
Dalam pertemuan pembinaan ini, menjadi forum penguatan kapasitas bagi para ahli gizi dan mitra SPPG. Meliputi dari perencanaan menu, pengolahan, pengemasan, distribusi, hingga monitoring konsumsi secara berkala.
“Saya berpesan agar SPPG benar-benar dijaga pelaksanaannya. Jangan sampai program ini tercoreng oleh hal-hal yang tidak baik, " tukas Chandra.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: