Lautan Jemaah Penuhi Masjid Agung Kauman Semarang di Malam Perdana Ramadan 2026

Lautan Jemaah Penuhi Masjid Agung Kauman Semarang di Malam Perdana Ramadan 2026

TARAWIH PERTAMA: Ribuan jamaah mengikuti salat tarawih pertama di Majid Agung Semarang atau Masjid Kauman.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, Diswayjateng.com – Malam pertama Ramadan disambut penuh antusias oleh warga Kota Semarang. Ribuan jemaah memadati Masjid Agung Kauman Semarang untuk menunaikan salat Tarawih perdana, Rabu 18  Februari 2026 malam. 

Suasana religius terasa sejak selepas Isya. Lantunan iqamah menggema dari dalam masjid yang berada di kawasan Alun-alun Semarang itu. Sejumlah jemaah bahkan tampak bergegas dari area parkir basement Alun-alun demi mendapatkan saf di dalam bangunan utama. 

Latief, warga yang bermukim di sekitar Pasar Johar, mengaku selalu berusaha mengikuti Tarawih malam pertama di Masjid Agung Kauman. Ia menilai momen tersebut menjadi pembuka semangat menjalani ibadah puasa. 

“Sudah terbiasa Tarawih di sini. Rasanya kurang lengkap kalau malam pertama Ramadan tidak salat berjamaah di Masjid Agung Kauman,” ujarnya sembari berjalan menuju pintu masuk masjid. 

Pantauan di lokasi menunjukkan saf jemaah laki-laki memanjang hingga hampir setengah bagian ruang utama. Sementara itu, area serambi yang digunakan jemaah perempuan terlihat nyaris penuh tanpa celah kosong. 

Sebelum salat Tarawih dimulai, Ketua Takmir Masjid Agung Kauman Semarang, KH Hanief Ismail, menyampaikan tausiah singkat. Dalam pesannya, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah dan memperkuat ketakwaan. 

“Salat Tarawih malam ini kami laksanakan sebanyak 20 rakaat dan ditutup dengan salat Witir tiga rakaat. Pada 17 Ramadan nanti akan digelar peringatan Nuzulul Quran, dan di sepuluh malam terakhir kami selenggarakan salat tasbih,” kata KH Hanief Ismail di hadapan jemaah. 

Ia menekankan agar umat Muslim tidak menyia-nyiakan kesempatan di bulan suci. Menurutnya, setiap hari Ramadan adalah ruang untuk meningkatkan amal, memperbanyak doa, serta mempererat kebersamaan. 

Sepanjang bulan Ramadan, Masjid Agung Kauman telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan keagamaan mulai waktu Subuh hingga menjelang Magrib, termasuk kajian rutin dan pelaksanaan Tarawih berjamaah setiap malam.

Program Tarawih Keliling Pemkot Semarang 

Malam Tarawih perdana tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Semarang akan kembali menggelar program Tarawih keliling selama Ramadan. 

“Tarawih keliling menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah dan warga melalui rumah-rumah ibadah. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bergiliran di 16 kecamatan di Kota Semarang,” ungkap Iswar. 

Ia menambahkan, Ramadan membawa pesan kuat tentang kesabaran, solidaritas sosial, serta nilai kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, selaras dengan semangat membangun kota yang inklusif dan berkelanjutan. 

“Ramadan ibarat menyiapkan lahan untuk menanam bibit-bibit kebaikan. Mari kita pastikan sejak awal niat yang kita tanam sudah kuat, agar kelak menghasilkan keberkahan yang melimpah,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: