Angin Kencang Terjang Mangkang Kulon Semarang, Atap MBG Roboh dalam Hitungan Detik

Angin Kencang Terjang Mangkang Kulon Semarang, Atap MBG Roboh dalam Hitungan Detik

RUBUH: Atap MBG Mangkang Kulon rubuh setelah diterjang angin kencang.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, Diswayjateng.comAngin kencang yang melanda wilayah Mangkang Kulon, Kota Semarang, Rabu 18 Februari 2025 sekitar pukul 10.30 WIB, menyebabkan atap dan kanopi bangunan MBG roboh. Peristiwa terjadi secara tiba-tiba saat kondisi cuaca berubah drastis dari cerah menjadi berangin kencang. 

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kerusakan yang terjadi pun tidak sampai merusak bagian dalam bangunan secara signifikan.

Angin Datang Tiba-Tiba, Kanopi Langsung Roboh 

Salah seorang saksi mata di lokasi, Taufik, menuturkan bahwa angin kencang datang tanpa tanda-tanda sebelumnya. Dalam hitungan detik, hembusan angin langsung menghantam bagian depan bangunan. 

“Kejadiannya sekitar jam 10.30-an. Tiba-tiba anginnya kencang sekali. Kanopi yang di luar itu langsung roboh dan menumpuk di depan,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian. 

Menurutnya, saat peristiwa terjadi terdapat satu orang yang berada di dalam bangunan. Namun orang tersebut sigap menyelamatkan diri sehingga tidak mengalami luka. 

“Di dalam ada satu orang, tapi langsung lari menyelamatkan diri. Tidak ada korban,” tambahnya. 

Suara benturan kanopi yang roboh sempat mengejutkan warga sekitar. Material baja ringan yang digunakan pada bagian atap depan terlihat terlepas dan bertumpuk di area halaman. 

Asisten Lapangan SPPG MBG Mangkang Kulon, Fauzan, menjelaskan bahwa arah angin saat kejadian bergerak dari barat ke timur dengan intensitas menyerupai badai. 

“Memang tadi anginnya seperti badai. Arahnya dari barat ke timur. Di depan ini tidak ada pohon, jadi yang langsung terdampak kanopi bagian depan,” jelasnya. 

Ia menegaskan bahwa kerusakan hanya terjadi pada bagian kanopi berbahan baja ringan dan sedikit bagian depan bangunan. Sementara itu, kondisi di dalam bangunan dipastikan aman. 

“Kerusakan tidak parah, hanya kanopi dan sedikit bagian depan. Barang-barang di dalam aman karena memang belum operasional. Tadi sempat bocor, tapi hanya air saja, tidak sampai mengenai komputer atau peralatan elektronik. Kabel juga sudah saya cek, semuanya aman,” katanya. 

Belum Operasional, Peralatan Selamat

Fauzan memastikan bahwa bangunan tersebut belum beroperasi penuh, sehingga tidak ada aktivitas pelayanan saat kejadian berlangsung. Hal ini menjadi salah satu faktor yang meminimalkan risiko kerugian lebih besar. 

Meski sempat terjadi kebocoran akibat atap yang roboh, air hujan tidak sampai merusak perangkat elektronik maupun instalasi kelistrikan. Pengecekan kabel dan sistem listrik telah dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait